Tren Fashion Tonjolkan Belahan Dada Sudah Kuno

Busana yang menonjolkan belahan dada sudah kuno, menurut Vogue. Kitab suci para pecinta fashion ini menuliskan pakaian yang menjadi tren saat ini adalah memamerkan bahu, perut, atau kaki sebagai gantinya.
, Majalah Kartini | 04/11/2016 - 17:00

tren-fashion-tonjolkan-belahan-dada-sudah-kuno

Majalahkartini.co.id – “Stereotip gender yang menganggap perempuan sebagai pemanis telah berlalu. Pandangan perempuan lebih menarik dengan tampilan menggoda daripada sosok yang lembut, resmi berakhir,” begitu yang tertulis dalam sebuah artikel Vogue yang berjudul “Desperately Seeking Cleavage”.Bahkan mengatakan belahan dada hanyalah tonjolan indah yang hanya digunakan untuk menampilkan kekuatan seksual, menggoda, dan menggugah nafsu, atau hanya sekadar pamer kepada lawan jenis. Lebih dari itu, tampilan yang menonjolkan belahan dada sebaiknya diistirahatkan saja.

Penata gaya dari London, Elizabeth Saltzman, mengatakan terlalu mengekspos dada terlihat menyeramkan bagi perempuan. “Belahan dadanya terlalu terbuka, saya melihat Instagram-nya langsung dipenuhi 100 ribu komentar, 90 ribu membicarakan seputar payudaranya. Ini sudah tak waras, terlalu mengerikan,” kata Saltzman mengomentari salah satu aktris yang mengumbar belahan dada.

Namun tampaknya bisnis pakaian dalam justru melihat peluang baru. Asos, sebuah merek pakaian, meluncurkan bra khusus perempuan yang tak ingin mengumbar dadanya. Penjulan bra dengan bentuk yang lebih tertutup juga laris manis, mengungguli push-up bra.

Marshal Cohen, pengamat industri, mengatakan kepada Telegraph bahwa kenyamanan adalah hal yang paling dicari oleh mayoritas pecinta mode saat ini. Kenyamanan tak hanya soal fisik, tetapi juga jiwa. “Seamless bra kian diminati konsumen segala usia, industri pakaian tak perlu berpikir ulang untuk memproduksinya,” ujar Cohen.(Sundari/Foto: Istimewa)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: