Wajarkah Pinjamkan Uang pada Pasangan Kekasih?

Tak jarang topik keuangan cukup dihindari oleh banyak pasangan kekasih.
, Majalah Kartini | 12/04/2017 - 14:36

Wajarkah Pinjamkan Uang pada Pasangan Kekasih

MajalahKartini.co.id – Menjalin hubungan asmara tentu Anda ingin selalu menyenangkan hati pasangan dengan memberikan yang terbaik. Ada berbagai hal yang menghiasi perjalanan kisah asmara Anda. Salah satunya topik keuangan yang cukup sensitif saat dibahas. Dengan begitu tak jarang topik ini cukup dihindari oleh banyak pasangan kekasih.

Banyak alasan menghindari pembahasan tentang keuangan dalam hubungan asmara mulai dari menghindari kesan materialistis hingga tak ingin membuat pasangan tersinggung. Namun, ketika pasangan mengalami masalah keuangan pasti akan timbul keinginan untuk membantu di dalam diri Anda.

Membantu pasangan dalam hal keuangan memang menimbulkan keraguan. Banyak pertanyaan yang muncul, apakah tepat memberikan pinjaman uang pada pasangan? Atau bagaimana cara agara pasangan tidak tersinggung? Agar maksud baik Anda untuk membantu pasangan meminjamkan uang tidak membawa masalah dalam hubungan asmara Anda.

ada beberapa tips dan cara khusus yang bisa Anda lakukan:

1. Pahami situasi

Cobalah Anda pahami terlebih dahulu kondisi pasangan sebelum menawarkan pinjaman uang. Galilah informasi, namun dengan catatan apakah pasangan bersedia menceritakan situasinya atau tidak. Usahakan dengan menunjukan niat yang tulus saat membantu dan memiliki keinginan untuk memahami. Dengan begitu pasangan tidak merasa malu ataupun gengsi untuk menceritakan kondisinya.

Anda juga perlu mencari tahu apakah kondisinya benar-benar mendesak dan tak ada lagi yang bisa meminjamkan uang. Memberikan pinjaman uang kepada pasangan merupakan hal yang sangat sensitif, sebaiknya pastikan terlebih dahulu kondisinya dan bicarakan secara hati-hati.

2. Komunikasikan cara pengembalian uang

Saat Anda dan pasangan sudah sepakat dengan peminjaman uang, cobalah diskusikan juga dan tentukan cara pengembalian uang tersebut. misalnya secara angsuran, tunai atau juga tenggat waktu pengembalian uang. Anda dan pasangan memang sedang terjalin dalam hubungan asmara, tapi perlu diingat jika persoalan uang sangatlah sensitif. Jika tidak dibicarakan secra jelas akan rentan timbulnya masalah di kemudian hari.

Jika peminjaman uang yang dilakukan bernilai cukup besar, ada baiknya bicarakan dengan jelas bahkan bila perlu buatlah perjanjian hitam di atas putih. Atau bisa juga disertai dengan jaminan. Hal ini memiliki tujuan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau dimanfaatkan. Dengan begitu diskusikan secara terbuka, bila ia merasa tidak nyaman untuk mendiskusikan hal tersebut maka pertimbangkan kembali untuk meminjamkan uang kepadanya.

3. Bantu sesuai kemampuan

Saat pasangan memiliki masalah tentu Anda memiliki keinginan besar untuk membantu menyelesaikan masalahnya. Tetapi perlu diingat bantulah sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang Anda miliki. Seperti jika dana yang di butuhkan pasangan Anda sangat besar dan diluar batas kemampuan Anda maka janganlah memaksakan diri. Karena hal tersebut bisa membuat Anda sulit pada ujungnya nanti. Tentu saja masalah akan semakin rumit.

Untuk membantu pasangan tidak selalu berupa uang, ada jalan lain misalnya Anda bisa saja mengenalkan pasangan pada pihak yang bisa memberikan pinjaan sesuai dengan yang ia butuhkan. Sebaiknya ukurlah kondisi Anda sehingga tidak terjebak dalam situasi sulit saat membantu pasangan.

4. Jangan jadikan kebiasaan

Perlu diingat, meminjamkan uang janganlah dijadikan sebuah kebiasaan. Hal ini boleh dilakukan jika memang benar-benar mendesak dan pasangan Anda tidak lagi bisa meminjam uang pada pihak manapun. Dengan begitu pelajari secara benar apakah dana tersebut memang dibutuhkan dengan mendesak atau masih bisa ditunda.

Karena jika sudah menjadi sebuah kebiasaan maka hubungan Anda menjadi tidak sehat. Hubungan kasih sayang akan dijalani dengan tidak tulus karena dilandasi adanya kebutuhan. (Foto: Pixabay)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: