Selain Anugerah, Kehamilan Miliki Banyak Manfaat Positif

Setiap aktivitas yang menjadi kebiasaan ibu hamil akan membawa dampak yang positif secara berkepanjangan.
, Majalah Kartini | 06/12/2016 - 17:45

manfaat-positif-kehamilan

MajalahKartini.co.id – Jika dalam waktu dekat ini Anda ingin merencanakan kehamilan, ada baiknya mempersiapkan kesehatan tubuh agar siap menghadapi kehamilan dan proses kelahiran bayi. Kehamilan merupakan fase sensitif dalam kehidupan perempuan. Dimana tubuh perempuan banyak mengalami perubahan baik secara fisik maupun psikologis. Selama hamil, perempuan harus menjaga asupan nutrisi, baik bagi sang ibu maupun janin di dalam rahimnya, melindungi janin dan menjaga kesehatan janin agar tumbuh sehat.

Perubahan pada tubuh ibu yang sedang hamil menuntutnya untuk menjaga kesehatan secara lebih maksimal. Setiap aktivitas yang menjadi kebiasaan ini akan membawa dampak yang positif secara berkepanjangan. Berikut ini adalah manfaat positif untuk kehamilan:

1. Membiasakan makan makanan yang sehat

Para perempuan hamil yang terbiasa makan makanan yang instan dan tidak sehat mau tidak mau harus meninggalkan kebiasaan itu demi kesehatan anak yang ada di dalam kandungannya.

2. Membiasakan Hidup Sehat

Kehamilan mendorong seorang perempuan untuk melakukan perubahan positif dan meninggalkan kebiasaan buruk dalam hidupnya. Ia mulai berhenti merokok, rajin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bersih, serta istirahat secara teratur.

3. Mengurangi bebas kram saat menstruasi.
Kram ini terjadi akibat peningkatan tekanan pada uterus dan juga kontraksi pada saluran rahim selama periode menstruasi yang rata-rata selama 15-30 detik dan berlangsung 1-4 kali dalam 10 menit. Umumnya, setelah kelahiran kram ini akan berkurang karena akan mengurangi jumlah prostaglandin, hormon yang bisa menekan rasa sakit saat menstruasi.

4. Mengurangi risiko kanker.
Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dan masa menyusui melindungi tubuh untuk melawan kanker ovarium dan kanker endometrium.

5. Membuat hati lebih sehat.
Beberapa peneliti di Amerika Serikat memperkirakan, jumlah estrogen yang meningkat selama kehamilan bisa mengurangi risiko kekurangan estrogen saat masa menopause tiba, kurang estrogen menyebabkan hati tidak sehat. (FebryKisti/Foto:

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: