Kiat Rencanakan Keuangan Setelah Punya Anak

Sebaiknya mempersiapkan keuangan bukan hanya ketika melahirkan tetapi juga persiapkan keuangan anak untuk masa depan.
, Majalah Kartini | 04/02/2017 - 09:30

iStock_000011085198_Double_0

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MajalahKartini.co.id – Harapan setelah menikah adalah menginginkan kehadiran sang buah hati. Sebagian besar orang bahkan menunggu momen ini dengan tidak sabar. Karena momen ini akan menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa yakni sebagai orang tua.

Sebagai orang tua tentu Anda akan memberikan yang terbaik untuk anak. Salah satunya kebutuhan di amsa depannya. Dengan begitu sangat penting Anda harus menyiapkan segala sesuatunya sejak awal. Namun, kenyataannya hal ini banyak dilupakan oleh orang-orang. dimana mereka tidak memiliki perencanaan yang matang terkait dengan kelahiran anak mereka.

Mempersiapkan keuangan anak bukan hanya ketika saat melahirkan saja, tetapi juga hingga tahun-tahun kedepannya. Seperti yang dilansir dari cermati.com, berikut beberapa langkah utuk Anda agar bisa mengatur keuangan setelah kelahiran Anak.

1. Rencanakan keuangan dengan matang
Keuangan akan berubah total setelah kehadiran seorang anak. Hal ini juga akan berlangsung tetap ke depannya bukan hanya sementara yang berjangka selama satu dua bulan saja. Dengan begitu pastikan Anda memiliki cara yang tepat untuk menangani hal tersebut.

Beberapa orang beranggapan bahwa kehadiran anak hanya akan membawa perubahan kecil saja di dalam keuangan keluarga atau bahkan berfikir hanya terjadi perubahan yang berlangsung beberapa saat setelah kelahiran saja. Tentu saja pemikiran ini tidaklah tepat, karena anak akan menjadi bagian keluarga selamnya, begitu juga dengan sejumlah pengeluaran di dalam keuangan Anda.

2. Atur kembali anggaran keuangan
Setelah memiliki momongan dalam keluarga, hal pertama yang wajib dilakukan yakni mengatur kembali anggaran keuangan secara menyeluruh. Pos-pos baru akan muncul di dalam keuangan Anda, sedangkan ini tidak diimbangi dengan pemasukan tambahan.

Agar keuangan tetap berjalan dengan baik, sebaiknya catat semua pengeluaran yang baru terkait dengan kehadiran anak di keluarga Anda. Lakukan hal ini dengan teliti agar semua pengeluaran tersebut masuk dan terhitung di dalamnya.

Coba untuk memilih dan mengurangi bahkan menghilangkan beberapa biaya pengeluaran yang kurang penting. Sehingga dana tersebut bisa dialokasikan untuk kebutuhan buah hati Anda. Susun anggaran ini dengan cerdas, agar tepat sasaran dan sesuai dengan kemampuan keuangan Anda dan pasangan.

3. Membuka skala prioritas
Jangan lupa menyusun skala prioritas di dalam keuangan agar berbagai hal lainnya bisa dikesampingkan terlebih dahulu. Hadirnya anak tentu akan mengubah beberapa skala prioritas di dalam keuangan Anda. sebab beberapa kebutuhannya akan menjadi hal yang sangat penting untuk diutamakan.

4. Lakukan penghematan
Hadirnya seorang anak tentu akan membutuhkan biaya yang cukup besar. Dengan begitu jangan lupa untuk melakukan penghematan di dalam keuangan. Lakukan tindakan ini dengan tepat dan cerdas, sehingga berbagai pos pengeluaran wajib di dalam list keuangan tidak akan terganggu. Biaya yang bisa dihemat seperti biaya liburan, belanja pakaian bulanan, makan diluar dan biaya lain yang bersifat fleksibel. Jangan lakukan penghematan terhadap kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi. Sebab hal ini akan berdampak tidak baik bagi rumah tangga Anda.

5. Penuhi kebutuhan anak dengan cerdas
Sebagian orang tua sering kali membelanjakan kebutuhan anak dengan sejumlah uang yang besar, terutama pada awal-awal kelahirannya. Hal ini tidak salah untuk dilakukan, tetpi tidak sepenuhnya benar. Anak Anda masih akan membutuhkan sejumlah biaya yang besar kelak, jadi pertimbangkan hal tersebut dengan baik sebelum membelanjakan uang yang terlalu besar untuk kebutuhannya hari ini saja.

Penuhi kebutuhan anak dengan cerdas, dengan cara membeli sesuai dengan kebutuhannya. Dan sisa uangnya bisa ditabung untuk kebutuhan di masa yang akan datang. (Foto: cehs.unl.edu)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: