Fakta dan Mitos Seputar Kesehatan

Indonesia adalah negara yang paling banyak mempercayai mitos tentang kesehatan.
, Majalah Kartini | 21/01/2017 - 18:00

20170116_152308_crop_640x357

MajalahKartini.co.id – Maraknya penggunaan dan penjualan berbagai produk makanan dan minuman kesehatan, yang diklaim memiliki khasiat yang luar biasa untuk meningkatkan kesehatan atau mencegah penyakit. Misalnya air beroksigen, cold-pressed juice, makanan mengandung kolagen dan sebagainya.

Masyarakat yang semakin peduli dengan kesehatan pun tanpa ragu menggunakan produk-produk yang dimaksud, padahal harganya umumnya tidak murah. Dalam Forum Ngobras, Leona Victoria, seorang ahli gizi dan Jansen Onko, konsultan nutrisi dan pengamat gaya hidup mengupas fakta dan mitos tentang gaya hidup sehat di Nutrifood Inspiring Center, Menteng, Jakarta, Senin (16/1).

“Ada banyak mitos tentang kesehatan dan ini terjadi disemua negara, tapi di Indonesia paling banyak yang mempercayai hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Misalnya berbagai macam diet,” ujar Leona.

Menurut Jansen, diet yang masih bertahan seperti diet mayo diet GM, dan diet mineral water. Meskipun berbahaya buat kesehatan, mitosnya diet ini masih eksis sampai sekarang. Karena kurangnya edukasi bagi masyarakat.

“Benar tidak kalau susu itu berbahaya bagi kesehatan? Pasti ada yang menjawab iya, karena ada dokter yang mengatakan kalau susu adalah bukan minuman manusia. Bahkan mantan Menkes kita mengatakan begitu,” kata Jansen.

Biasanya, lanjut ia, referensinya adalah mirecle of enzim makanan apa saja yang berbahaya bagi kesehatan. Tapi, sampai sekarang susu masih bermanfaat untuk kepadatan tulang. “Bagi yang mengatakan kalu susu berbahaya bagi tubuh, sebutkan zat gizi apa saja yang tidak bisa diproses oleh tubuh? Pasti tidak ada yang bisa jawab. Susu mengandung lemak, kalsium, protein, vitamin-vitamin tertentu. Tapi, tidak ada yang tidak bisa di proses oleh tubuh,” paparnya.

Jika ada kejadian setelah minum susu menyebabkan diare, kata dia, biasanya orang tersebut kekurangan enzim. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sebenarnya Enzim diproduksi oleh tubuh kita sendiri. “Cukup atau tidak enzim laktase yang ada di susu. Enzim itu akan cukup jika protein terpenuhi. Jika kebutuhan protein saja tidak terpenuhi apalagi untuk menciptakan proses laktosa tersebut,” katanya.

Ada juga mitos mengatakan bahwa air es bisa menyebabkan gemuk. Itu dikarenakan banyak video- video viral yang biasanya ada lemak dimaksukkan es batu lalu diaduk kemudian lemaknya menjadi beku. Itu adalah mitos, karena jika demikian otomatis kita akan meninggal dunia.

“Sedangkan tubuh kita sudah ada yang namanya temperatur suhu sendiri. Apapun mau panas atau dingin yang masuk ke tubuh itu akan disamakan suhunya secara otomatis oleh tubuh,” sambung Jansen. (Foto : Andim)

Tags: , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: