Cara Mencegah Masalah Kesehatan Gigi Anak

Penelitian memperlihatkan bahwa risiko gigi berlubang berkurang secara signifikan pada anak yang mendapat pendampingan menyikat gigi dari orangtua mereka.
, Majalah Kartini | 07/09/2016 - 18:30

MajalahKartini.co.id –  Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia Cabang Jakarta, dalam acara Media Gathering Pepsodent dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2016 ke-7 di Jakarta, Selasa (6/9) menerangkan, agar tidak berdampak buruk pada kesehatan gigi dan mulut, sejumlah kebiasaan buruk yang biasa dilakukan oleh si kecil harus dicegah secepatnya.

Berikut beberapa tips pencegahan kebiasaan buruk si kecil yang bisa dipraktikkan orang tua diantaranya biasakan ketika si kecil selesai minum susu dengan dot, dibasuh dengan air putih agar tidak ada sisa susu yang masih menempel di gigi.

“Tidak membiasakan si kecil minum susu pakai dot ketika tidur. Jika si kecil sudah memasuki usia dua tahun, upayakan minum susunya dengan gelas atau sendok bukan dengan botol dan dot lagi,” ujar dr. Eva.

Kurangi mengemil makanan dan minuman manis karena karena terlalu banyak makanan manis dapat memicu terbentuknya plak dan produksi asam oleh bakteri menjadi lebih sering lagi sehingga rongga mulut menjadi lebih asam dan menyebabkan terjadinya demineralisasi email/karies.

Melatih anak untuk mengonsumi makanan padat sesuai tahapan perkembangan usianya agar anak terlatih untuk mengenal berbagai tekstur makanan. “Lebih lanjut, dengan melatih anak mengunyah dapat merangsang proses pertumbuhan dan perkembangan rahang dan gigi geligi,” lanjutnya.

Selanjutnya, tidak membiarkan si kecil sejak awal memasukkan ibu jari atau memberikan dot pada anak karena kebiasaan ini dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan rahang serta gigi geligi. “Ajari juga anak untuk tidak memasukkan benda apapun ke dalam rongga mulut selain makanan dan minuman yang bergizi,” katanya.

Mengajak anak untuk bermain dapat dijadikan pengalihan fokus agar tidak sembarangan mengigit benda disekitarnya. Sembarangan mengigit benda dapat menyebabkan maloklusi (susunan yang tidak baik) dan mengganggu pencernaan anak.

Dan tak kalah penting juga, ajarkan anak menyikat gigi dengan benar dari gusi ke gigi, selama 2 menit dan dampingi mereka. “Dan jangan lupa, rutin mengajak anak untuk berkunjung ke dokter gigi sejak usia 1 tahun supaya anak terbiasa dan tidak akan takut untuk ke dokter gigi jika mengalami masalah pada gigi dan mulut,” sambungnya.(Foto : Andim)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: