Berbisnis Online Mudah Tanpa Ribet

Melanjutkan program #womenmoveup, Kartini kembali hadir untuk menggelar acara dengan tema Strategi Jitu Berbisnis Online.
, Majalah Kartini | 30/04/2019 - 00:25

 

berbisnis digital

Acara #womenmoveup tanggal 29 April 2019

MajalahKartini.co.id– Berbisnis online pada era digital seperti sekarang ini memang menjadi pilihan bagi anda yang ingin memulai usaha. Tanpa harus membutuhkan investasi untuk menyewa tempat, kini apapun produk anda sudah dapat dijangkau oleh konsumen.

Bagaiman cara berbisnis online dengan mudah, dikupas habis pada acara #womenmoveup hari Senin, tanggal 29 April 2019. Seminar dibuka oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenpora RI, Ibu Titin Nurhayati Isnanta dan dihadiri pula oleh Ibu Shobibah Nahrawi yang memberikan pesan  agar perempuan harus dapat mendukung suami dan keluarga.

“Dengan adanya lapak online, kini perempuan yang ingin memulai usaha menjadi lebih mudah,” ungkap Ibu Shobibah. Hadir pula sebagai pembicara, Poppy Amalya, Psikolog dan Motivator yang memberikan pencerahan yang inspiratif kepada peserta seminar mengenai bagaimana menggali motivasi agar dapat mengembangkan potensi diri.

Baca juga: Motivasi Memulai Usaha di Mulai dari Sini

Berbisnis online membuka peluang lebih banyak

Seperti yang dilansir dari blibli.com, dari sekitar 265 juta jiwa penduduk , 32 jutanya adalah pembeli online yang tersebar di seluruh Indonesia. Angka di atas adalah peluang bagi Anda yang hendak memulai bisnis di online. Bayangkan lima tahun yang akan datang, pasti jumlahnya akan meningkat pesat.

Untuk membuka lapak online, caranya tidak memakan waktu.  Bahkan bermodal KTP dan foto produk,  Anda sudah dapat berjualan di lapak online, mudah kan?

Tentu saja produk yang Anda tawarkan harus memiliki daya saing yang baik, namun tidak perlu khawatir karena lapak online biasanya mempunyai program-program promo yang akan membantu untuk mendongkrak penjualan.

Peserta Seminar Acara #womenmovep 29 April 2019

Selain berjualan lewat lapak online, sosial mediapun dapat menjadi pilihan. Hal ini juga dilakukan oleh dr. Reisa Broto Asmoro yang sedang menjajaki dunia bisnis dengan merilis produk anti kuman. Dengan memanfaatkan sosial media, kita dapat meningkatkan brand awareness dengan jangkauan luas.

Bukan hanya untuk bisnis yang berorientasi keuangan, yayasan non profit pun ternyata membutuhkan media online dalam mengembangkan tujuannya. Seperti Maria Harfanti, Miss Indonesia 2015 yang saat ini sedang membangun yayasan pendidikan, ia juga memanfaatkan media sosial miliknya.

Baca Juga: DWP Kemenkes RI Gelar Seminar & Workshop Cara Mudah Dirikan UMKM Digital

 

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: