Mengenal Ragam Kuliner Khas Jepara

Jika Anda sedang pergi ke Jepara, maka akan sangat menyenangkan apabila perjalanan anda diselingi dengan perburuan wisata kuliner di kota ini
, Majalah Kartini | 21/04/2017 - 15:02

Horok-Horok Khas Jepara

MajalahKartini.co.id – Tidak hanya objek wisatanya yang menarik, Jepara ternyata memiliki beragam jenis makanan khas yang sangat unik dari nama hingga penyajiannya. Berikut makanan khas Jepara yang MajalahKartini.co.id rangkum

1. Horok-horok

Horok-horok adalah makanan ringan yang terbuat dari tepung pohon aren. Makanan ini tergolong langka, dikarenakan Horok-horok umumnya sangat sulit kita temui kalau di luar Jepara. Horok-horok umumnya dimakan dengan sate kikil, soto, bakso, gulai, dan sayur pecel. Selain itu dapat juga dimakan dengan diberi santan dan sedikit gula pasir, seperti bubur. Bahan pokok Horok-horok adalah tepung yang terbuat dari pohon aren, makanan ini sudah populer semenjak masa peperangan.

Moto Belong

2. Moto Belong

Moto Belong atau yang bisa disebut juga Moto Blong merupakan salah satu jajan pasar asli khas Jepara. Moto Belong mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Jepara. Asal usul makanan tersebut dinamakan Moto Belong adalah diambil dari bahasa Jawa, yaitu Moto artinya mata, sedangkan Belong artinya melotot. Makanan tersebut dinamai Moto Belong karena bentuk makanan tersebut menyerupai bentuk mata yang melotot.

Adon-adon Coro

3. Adon-adon Coro

Adon-Adon Coro atau sering disebut Jamu Adon-Adon Coro merupakan minuman tradisional khas kota Jepara. Minuman ini berupa jamu yang dicampur dengan rempah-rempah, antara lain pandan, merica bubuk, kayu manis, cengkeh, lengkuas yang disiram dengan santan, jahe gula merah dan air. Minuman ini berasa pedas dan hangat, mirip dengan wedang jahe.

Blenyik

4. Blenyik

Blenyik atau yang akrab dikenal dengan nama Tempong adalah kumpulan ikan teri kecil yang dibentuk menjadi kepalan bulat seperti bakwan. Karena dicampur dengan garam, rasanya cenderung asin. Namun bisa pula dibuat dengan digoreng dan dicampurkan dengan telur. Makanan ini biasanya dikonsumsi saat turun hujan sebagai teman makan nasi. Kepalan ikan ini bisa diolah dengan cara ditumis atau dikukus dengan atau tanpa santan.

Pindang Serani

5. Pindang Serani

Pindang Serani telah diakui oleh para pecinta kuliner dari penjuru negeri karena mempunyai rasa yang sedap, terutama pada kuahnya yang khas. Pindang ini bisa dibuat dari berbagai macam jenis ikan, bisa bandeng, nila, mujair, patin maupun jenis ikan yang bisa diolah lainnya dengan cara direbus dan diberi bumbu ‘rahasia’ serani. Meskipun tanpa santan, kuah dari Pindang Serani ini tetap beraroma sedap karena bumbu itu tadi. Penyajiannya biasa disandingkan dengan nasi putih hangat bersama sambal dan lalapan. (Foto: Berbagai Sumber)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: