16 Film Festival Hadirkan Film Anti Kekerasan Gender dan Seksual

Sebanyak 16 Film Festival (16FF) akan tayang dari 25 November hingga 10 Desember mendatang.
, Majalah Kartini | 17/11/2017 - 17:04

MajalahKartini.co.id – Situasi kekerasan berbasis gender dan seksual semakin marak di Indonesia. Menurut catatan Komnas Perempuan pada tahun 2017 terdapat sekitar 5.747 kasus kekerasan seksual yang terlaporkan. Melalui jaringan #gerakbersama, Kalyanashira Films & 100 persen Manusia Film Festival merasa penting melakukan kampanye penghapusan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Ide tersebut tertuang dengan ‘Enambelas Film Festival (16FF)’ yang mengampanyekan melalui media film bertepatan dengan kampanye global 16 Days of Activism atau Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) dari tanggal 25 November hingga 10 Desember mendatang. 16 FF akan memutarkan 16 film panjang dan 16 film pendek selama 16 Hari Kampanye untuk menyerukan 16 sumpah #gerakbersama dalam penghapusan kekerasan seksual.

Festival ini juga didukung oleh 16 Volunteer Ambasador antara lain, Ananda Sukarlan, Atiqah Hasiholan, Chelsea Islan, Chicco Kurniawan, Hannah Al Rashid, Happy Salma, Karina Salim, Lukman Sardi, Putri Ayudya, Refal Hady, Reza Rahardian, Richard Kyle, Rio Dewanto, Tara Basro, Tatyana Akman dan Vivi Yip. Sebanyak 32 film pilihan tersebut merupakan film-film lama yang sesuai dengan tema dan komitmen dalam penghapusan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Film tersebut juga hasil karya anak bangsa yang memiliki kepedulian terhadap penghapusan kekerasan. Film-film ini akan diputar dan didiskusikan di Jakarta antara lain, Kineforum, Grand Indonesia Kaya, Paviliun 28, Art Society, CineSpace dan 11 kota lainnya. “Setiap pemutaran film ini akan ditutup juga dengan diskusi bersama para filmmaker dan ahli di isu-isu yang ada dalam film dan tema 16FF untuk menghapus dan menghentikan kekerasan berbasis gender dan seksual,” jelas Nia Dinata pada jumpa pers 16 Film Festival, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (17/11).

Lukman Ardi juga menyampaikan bahwa kekerasan seksual di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Dengan mengikuti film festival ini, Lukman berharap dapat menghentikan kekerasan berbasis gender dan seksual. “Lihat dari berita-berita begitu memprihatinkan, bagaimana jika hal tersebut terjadi pada ibu, adik atau kakak perempuan saya. Jadi saya harus melakukan sesuatu melalui kampanye ini,” tuturnya.

Sementara menurut Reza Rahardian, kekerasan terhadap peremuan adalah hal yang tidak bisa ditoleransi. Sehingga tanpa pikir panjang, Reza langsung mengiyakan ajakan volunteer ambassador untuk FF16 ini. “Gerakan seperti ini harus diapresiasi karena kekerasan merupakan isu yang penting untuk diambil. Bukan wanita saja yang harus melawan kekerasan, laki-laki juga harus,” ucapnya. (Cindy/ Foto: Cindy)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: