Wakil Ketua MPR RI Soroti Aksi Bom di Samarinda

Wakil Ketua MPR merasa kaget dengan adanya pengeboman di Samarinda, ia juga mengutuk keras aksi terror yang menyebabkan seorang balita meninggal dunia.
, Majalah Kartini | 17/11/2016 - 14:30

MajalahKartini.co.id – Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (16/11) kemarin, dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Mahyuddin. Pada kesempatan tersebut Mahyuddin menyoroti kasus terror bom di Gereja Oikumene, Samarinda, pada Minggu (13/11) lalu.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilangsungkan di Rumah Jabatan Walikota Samarinda serta IKIP PGRI Kalimantan Timur. Wakil Ketua MPR merasa kaget dengan adanya pengeboman di Samarinda, dan ia juga mengutuk keras aksi terror yang menyebabkan seorang balita meninggal dunia. “Itu kita semua kaget juga ada pengeboman di Samarinda, Kaltim. Kita semua tentu mengutuk keras dan itu harus kita lawan, jangan mau kalah sama teror, jangan mau dibuat takut karena itu tujuan mereka,” katanya.

Menurutnya di sisi lain, hal tersebut cukup mengagetkan mengingat Kaltim pada umumnya dan Samarinda khususnya selama ini memiliki toleransi antar umat beragama yang cukup terjaga. Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail, menyambut baik kehadiran rangkaian kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR tersebut di Samarinda yang cukup aktual menyusul peristiwa yang tidak diinginkan itu terjadi.

“Sosialisasi empat pilar ini kan yang terbaik ada aktualisasinya, jadi tidak semata-mata menjabarkan nilai-nilai dan rumusannya semata. Dengan adanya peristiwa yang tidak kita inginkan itu, diharapkan kegiatan ini bisa semakin menggugah peserta untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang disampaikan dalam kehidupan keseharian masyarakat yang beragam ini,” katanya.

Nusyirwan berharap dengan kegiatan tersebut, masyarakat Samarinda bisa menggali kembali sekaligus menjaga kesuksesan kehidupan toleransi antar umat beragama yang selama ini terwujud dengan baik. “Kasus itu tentu memperkaya bagi anak bangsa khususnya di Samarinda agar mereka lebih mendalami lagi rasa kebangsaan, dan kemudian bagaiman menjaga kesuksesan toleransi antar umat beragama yang dijunjung tinggi di Samarinda,” ujar Nusyirwan. (Raga Imam/Foto: ANT FOTO/Irsan Mulyadi)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: