Usaha Stella McCartney Cegah Meningkatnya Kematian Karena Kanker Payudara

Desainer ternama dunia ini dirikan yayasan kanker payudara bernama Stella McCartney Cares, serta merilis dan membagikan bra khusus penderita kanker.
, Majalah Kartini | 29/10/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Kepedulian akan kanker payudara yang banyak menyerang kaum perempuan datang dari berbagai pihak. Tidak hanya para praktisi, aktivis, artis, maupun pejabat negara, seorang desainer ternama dunia, Stella McCartney pun serius menanggapi issue kanker payudara. Semangat Stella semakin terpicu berkat pengalaman buruk sang ibunda yang meninggal akibat kanker payudara pada tahun 1998 silam. Sejak saat itu, ia selalu mengkampanyekan soal kepedulian penyakit yang jadi penyebab kematian pertama pada perempuan akibat kanker.

Tak hanya berkampanye dan menjadi pembicara di mana-mana seputar kanker payudara, kini Stella juga meluncurkan yayasan sendiri yang bernama Stella McCartney Cares. Yayasan ini didekasikan untuk pencegahan dan deteksi dini pada kanker payudara, sekaligus ia menginginkan yayasan ini memiliki dampak praktis bagi mereka yang telah tersentuh oleh kanker tersebut.

The Louise Listening Bra karya Stella McCartney

Yayasan ini juga meluncurkan sebuah bra khusus yang didesain untuk meminimalisir ketidakanyamanan mereka usai menjalani pengobatan kanker payudara dan operasi pengangkatan payudara atau mastektomi. Bernama The Louise Listening Bra, Stella McCartney juga mendonasikan 1.000 bra gratis bagi pengidap kanker payudara sebagai bagian dari peluncuran yayasannya.

“Kanker payudara merupakan suatu hal yang sangat dekat denganku. Alasan aku mendesain bra ini berawal dari pengalamanku melihat seseorang yang aku sayang harus melalui sebuah operasi yang sangat traumatis. Aku melihat mastektomi bra ada ketika para pengidap payudara (merasa) kehilangan sisi feminitas mereka dan ‘rasa’ mereka sebagai seorang perempuan,” tutur Stella, dilansir dari Metro.

Dalam situsnya, stellamccartneycares.org, tertulis ingin melawan tabu yang mengelilingi pria untuk membicarakan payudara secara terbuka dengan pasangan mereka. Dan juga sebagai pengingat bahwa kanker payudara dapat menyerang laki-laki maupun perempuan. (*)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: