Total 51 Jenazah Korban Lion Air JT-610 Teridentifikasi

Masih tersisa 138 nama korban lagi yang belum teridentifikasi dan menjadi pekerjaan rumah tim DVI Polri.
, Majalah Kartini | 08/11/2018 - 09:00

MajalahKartini.co.id – Meski masa pencarian sudah diperpanjang dan beberapa tim gabungan evakuasi mulai selesai ditugaskan (kecuali tim Basarnas), namun sejumlah 189 penumpang dan awak Lion Air JT-610 belum semuanya teridentifikasi. Hingga Rabu malam (7/11), tercatat data jenazah atau body part yang masuk dalam tim DVI Polri menghasilkan total 51 korban yang sudah teridentifikasi. Dengan kata lain, masih ada 138 nama korban lagi yang masih belum teridentifikasi dan masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim DVI Polri.

Dari hasil pencocokan data, terdapat korban yang terdiri satu keluarga teridentifikasi. “Satu keluarga berhasil diidentifikasi. Bapak-ibunya diidentifikasi pada malam sebelumnya. Jadi sudah lengkap,” ujar Kepala Operasi Tim DVI Kombes Lisda Cancer di RS Polri, Jakarta Timur (7/11).

Satu keluarga teridentifikasi tersebut terdiri atas ayah, ibu, dan dua orang anak. Mereka adalah Daniel Suharja Wijaya (30), Resti Amelia (27), sang anak Radhika Widjaya (4), serta si bungsu Rafezha Widjaya yang berusia 1 tahun 9 bulan.

Meskipun menurut data manifes terdapat dua bayi dalam pesawat Lion Air JT-610, tetapi Lisda menjelaskan proses identifikasi kedua balita ini tidak berpatokan dengan manifes penumpang. Proses identifikasi dilakukan melalui cara profesional DVI.

“Kami sebetulnya untuk identifikasi nggak berpatokan pada manifes. Jadi, artinya, kalau ada dua bayi, satu teridentifikasi, satunya sudah teridentifikasi, harusnya kan begitu. Tapi kami bekerja secara profesional, ilmiah, dan hati-hati. Sehingga kami untuk identifikasi secara ilmiah, bisa diterima dan dengan positif, teridentifikasi dengan metode primer dan sekunder. Artinya, nggak ada metode exclude itu,” tandasnya menjelaskan profesionalitas tim DVI dalam bekerja mengidentifikasi setiap korban. (*)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: