Tips yang Baiknya Anda Lakukan Ketika Terjadi Gempa

Jangan panik, pahami beberapa langkah berikut ini jika Anda merasakan getaran gempa.
, Majalah Kartini | 11/10/2018 - 16:00

MajalahKartini.co.id –¬†Indonesia memiliki banyak gunung berapi dan berada pada wilayah pertemuan tiga lempeng kerak bumi, lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng India-Australia. Indonesia juga berada pada wilayah pertemuan dua jalur gempa utama dunia, yaitu jalur gempa sirkum pasifik dan jalur gempa Alpide Transiatic. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia menjadi negara rawan bencana gempa. Oleh karena itu, penting Anda ketahui bagaimana langkah yang harus dilakukan ketika terjadi gempa.

Gempa Saat Berkendara

  • Berhentilah secepatnya di tempat aman terdekat dan tetaplah berada di dalam kendaraan. Hindari berhenti di dekat atau di bawah gedung, pohon, jalan layang, dan instalasi kabel. Semuanya bisa jatuh menimpa kendaraan Anda.
  • Tetaplah duduk di mobil dan tunggulah sampai gempa bumi berakhir.
  • Jangan buru-buru kembali ke rumah. Kebanyakan gempa bumi besar diikuti oleh gempa susulan, yang tidak boleh diremehkan.
  • Lanjutkan perjalanan dengan hati-hati setelah gempa berhenti. Hindari jalan raya, jembatan, atau turunan yang mungkin telah hancur akibat gempa bumi.
  • Tunggulah upaya penyelamatan dari kota setempat. Meski demikian, Anda tidak boleh menunggu lama di mobil untuk mendapatkan makanan, air minum, dan perbekalan.

Gempa Saat Berada di Dalam Ruangan

  • Tenangkan diri. Berpeganganlah pada benda kukuh atau menunduk ke lantai agar tidak jatuh. Cobalah bersembunyi di bawah perabotan atau meja yang kuat.
  • Menunduk, berlindung, dan berpegangan. Ini adalah standar nasional keselamatan dari gempa bumi.¬†Saran lainnya adalah berada di sebelah perabotan yang kuat sehingga bila ada dinding ambruk, akan tercipta ruang untuk meringkuk tempat Anda bisa menyelamatkan diri. Namun, metode “segitiga kehidupan” ini tidak konsisten dengan penelitian kegempaan dan tidak direkomendasikan oleh beberapa organisasi terkait.
  • Lindungi kepala dan leher Anda. Gunakan tangan dan lengan untuk melindungi area vital ini dari benda-benda yang berjatuhan.
  • Jangan bergerak. Jika aman, tetaplah di tempat semula selama satu dua menit, sampai Anda yakin getarannya sudah reda.
  • Tinggalkan gedung dengan pelan dan hati-hati. Hindari menggunakan lift atau eskalator, gunakan tangga darurat dan tetap tertib. Setelah keluar dari gedung, berkumpul dengan rekan yang lain di lapangan terbuka atau taman.

Gempa Saat di Luar Ruangan

  • Tetaplah di tempat semula, kecuali Anda berada di tempat tidak aman. Amati sekitar, terutama jika Anda berada di daerah perkotaan. Ingatlah bahwa bangunan tahan gempa sekalipun berpeluang ambruk.
  • Menjauhlah dari gedung, lampu lalu lintas, kabel listrik, dan apa pun yang bisa ambruk.
  • Carilah perlindungan di dekat bukit atau di tempat terbuka.
  • Tunggulah sebentar setelah gempa pertama sebelum berpindah ke tempat lain. Sebaiknya lakukan ini karena gempa susulan tepat setelah gempa utama biasanya berkekuatan paling besar. Jika akhirnya Anda pergi, patuhi aturan keamanan di atas dan pastikan tidak ada reruntuhan menimpa Anda. (*)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: