Tips Menyiasati Kamar Tidur Berukuran Sempit

Memiliki hunian dengan lahan terbatas tidak menjadi alasan mutlak untuk mendesainnya dengan konsep seadanya.
, Majalah Kartini | 13/01/2019 - 14:00

MajalahKartini.co.id – Sebuah kamar tidur sejatinya tak hanya berfungsi sebagai tempat untuk beristirahat atau tidur semata. Pasalnya, di dalam kamar tidur Anda dapat juga menghabiskan waktu untuk belajar, bekerja, berpikir kreatif, atau semacamnya. Maka dari itu kenyamanan kamar tidur menjadi hal mutlak yang wajib Anda hadirkan. Selain itu, melalui kamar tidur juga Anda dapat mengeluarkan karakter lewat penataan dan desain yang merepresentasikan pribadi Anda. Lantas, bagaimana jika ruang sempit yang harus Anda tempati sebagai kamar tidur? Jawabannya tidak masalah. Berbagai tips dari interior stylist, Susanti berikut ini dapat memberikan solusi guna menciptakan kamar tidur yang tetap unik, menarik, serta sesuai karakter Anda lewat memperhatikan beberapa poin berikut ini. Mari kita simak!

 

Dominasi Warna Bumi

Warna bold yang mencolok, seperti pink, merah, hijau, hanya akan kian mempersempit kamar tidur Anda. Oleh karena itu, pilihlah warna-warna bumi yang teduh untuk mewarnainya. “Warna putih adalah warna paling tepat untuk menjadi dominasi pada kamar tidur berukuran sempit. Karena warna putih dapat membuat kesan bersih dan lapang,” terang Susanti. Selain warna putih, Anda juga bisa menerapkan warna abu-abu atau dusty blue, namun bukan sebagai warna dominasi. “Warna pastel dapat Anda pilih namun hanya sebagai penyeimbang, dan bukan menjadi warna utama keseluruhan. Misalkan Anda mengecat dinding dengan warna putih, maka selanjutnya Anda dapat memilih warna pink pastel untuk bantal atau karpetnya,” terang Susanti.

 

 

Perbanyak Bukaan

Apabila memungkinkan, desain kamar tidur berukuran sempit Anda dengan banyak bukaan seperti jendela atau pintu besar. “Jendela menjadi syarat krusial, karena jendela dapat memberikan kesegaran udara dari luar ketika siang hari, hal ini penting menjaga sirkulasi udara dan menghindari kamar yang lembap akibat berukuran sempit,” tegas Susanti. Meski jendela menjadi poin penting, tetapi pastikan bahwa bagian luar jendela adalah udara bebas dan bukan dinding rumah tetangga. “Akan semakin sempit terasa jika Anda memiliki jendela namun ketika dibuka, bukanlah pemandangan luas yang Nampak melainkan tembok pagar tetangga. Pastikan dulu apakah memungkinkan atau tidak jika Anda menerapkan jendela pada kamar tidur itu,” tutur Susanti.

 

Pemilihan Ukuran Furnitur dan Konsep Built-in

Ruang yang sempit harus disesuaikan dengan furnitur yang mengisinya. Agar seimbang, pastikan Anda menggunakan perabot berukuran sedang atau kecil. “Jangan pilih tempat tidur kayu berukuran king untuk mengisi kamar tidur Anda yang sempit, pilihlah ukuran tempat tidur yang sesuai agar tidak memakan ruang dan tetap bisa memadai diisi barang penting lainnya,” ujar Susanti. Bahkan, apabila ruang tidur Anda benar-benar berkonsep lorong di mana kanan dan kiri langsung bersanding dengan dinding, maka tempat tidur tidak perlu digunakan lagi. “Sebaiknya gunakan kasur saja tanpa tempat tidur untuk mengisi kamar tidur Anda, meletakkan kasur di bawah atau lantai dapat membuat ruang sempit tidak terlalu penuh,” papar Susanti. Begitu pula dengan pemilihan lemari pakaian, kursi, meja rias, dan semacamnya. Harus berukuran yang sedang atau bahkan kecil. Selain memilih ukuran furnitur yang sesuai dengan ukuran kamar tidur, Anda dapat memesan khusus furnitur berkonsep built-in, hal ini dapat menjadi solusi terbaik menyiasati kamar tidur yang minim ruang. “Pilihlah tempat tidur yang ukurannya pas, dan berkonsep built-in. Misalnya, sofa yang bisa dibuat menjadi tempat tidur, di mana bagian bawahnya juga bisa menjadi lemari penyimpanan,” ujar Susanti. Selain irit tempat, gaya ini juga terbilang kekinian sekaligus menarik.

 

Minim Pernik

Keterbatasan ruang tentu membuat Anda harus lebih smart memilih pernik sebagai hiasan kamar tidur Anda. Pilihlah yang benar-benar merepresentasikan karakter Anda. “Misalnya Anda memiliki role model Audrey Hepburn, maka Anda dapat menghias kamar tidur dengan memasang lukisannya pada tengah dinding, dan tak ada pernik lainnya lagi di dinding,” ungkap Susanti. Hindari pernik pecah belah seperti guci atau semacamnya. “Selain tidak terlalu penting, hadirnya pernik seperti guci, hiasan meja, dan sejenisnya itu hanya akan menyulitkan Anda ketika membereskannya, belum lagi ketika mereka tersenggol akibat ruang sempit Anda, maka sebaiknya pastikan ruang tidur tampak clean, minim pernik yang tak penting,” tegas Susanti menyarankan. Intinya jangan buat kamar tidur yang sempit menjadi terlihat semakin sempit akibat penerapan beragam pernik. (*)

 

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: