Tertarik dengan Gamelan, Seniman Jepang Gunakan TV Bekas

Saat kecil, Ei Wada, seniman Jepang ini pernah melihat pertunjukan gamelan di Indonesia. Memori inilah yang membuat Wada menggeluti dunia perkusi.
, Majalah Kartini | 29/11/2016 - 09:00

MajalahKartini.co.id – Saat kecil, Ei Wada, seniman Jepang ini pernah melihat pertunjukan gamelan di Indonesia. Dia terkesan dengan suara instrumen gamelan yang membuatnya seolah berada di dunia lain. Memori inilah yang membuat Wada menggeluti dunia perkusi. Alih-alih menggunakan alat musik yang lazim, dia malah menggunakan televisi tabung bekas sebagi instrumen musik.

Wada menyebutnya dengan Brain Tube Jazz.Perkusi menggunakan tabung temuan Wada telah terkenal seantera dunia. Brain Tube Jazz bermula ketika Wada bermain kaset-kaset lama. Dia mendengar nada yang diproduksi mirip dengan musik hamelan. Sejak saat itu, dia berekperiman dengan memanfaatkan barang elektronik bekas yang dibuang orang.

Di bangku kuliah, bakatnya kian terasah ketika bertemu dengan tiga rekannya. Mereka menyukai alat musik yang tak lazim dan mendirikan Open Reel Ensamble. Band itu khusu membuat alat musik dari barang vintage. Melalui serangkaian uji coba, Wada menemukan instrumen yang tepat yakni TV tabung bekas. Ia membuat tabung sinar katoda televisi jadul seperti kendang listrik.

Seniman Jepang ini menggunakan sifat elektromagnetik dari TV lama untuk mengubah cahaya menjadi suara. Perangkat rusak itu menjadi instrumen perkusiyang ditabuh dengan tangannya, seluruh tubuhnya menjadi antena. Memang akhirnya keseluruhan suara yang dihasilkan tak seperti suara gamelan. Namun tetap saja, ide menggunakan TV tabung bekas menjadi instrumen di luar prediksi orang. (Foto: Ndari Sudjianto/Foto: Odditycentral)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: