Yuk Kenali Jenis Kanker Kulit yang Patut Diwaspadai

Banyak orang yang tidak sadar jika perubahan yang terjadi pada kulit mereka merupakan tanda-tanda penyakit kanker. Yuk cek jenis-jenis kanker kulit berikut, agar tidak terlambat mengetahuinya.
, Majalah Kartini | 07/07/2019 - 17:00

MajalahKartini.co.id – Kanker kulit merupakan pertumbuhan sel-sel yang terjadi pada kulit pada taraf abnormal. Kanker kulit memiliki penyebab yang berbeda-beda dan tingkat keganasan kanker pun berbeda-beda namun semuanya tetap berbahaya bagi tubuh kita. Agar dapat mengantisipasi, yuk cek jenis-jenis kanker kulit berikut.

kanker kulit

sumber : istimewa

1. Karsinoma sel basal
Karsinoma sel basal menjadi jenis kanker kulit yang paling umum. Menurut American Cancer Society, kondisi ini merupakan kasus kanker kulit nomor satu dunia. Pada dasarnya kanker ini cenderung tumbuh lambat, tapi tidak bisa menyebar ke bagian tubuh lain.

Mulanya, karsinoma sel basal muncul seperti benjolan “mutiara” kecil datar, padat, dan sedikit mengkilap yang tampak mirip seperti jerawat yang tidak kunjung hilang. Kadang warnanya bisa terlihat kekuningan seperti bekas luka tetapi kadang juga terlihat seperti tahi lalat berwarna merah muda yang bersisik.

2. Karsinoma sel skuamosa
Karsinoma sel skuamosa menjadi jenis kanker kulit paling sering dijumpai kedua. Karsinoma sel skuamosa mirip dengan karsinoma sel basal, tetapi jenis kanker ini dapat tumbuh ke lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Gejala kanker kulit ini biasanya terlihat seperti tahi lalat atau kutil yang terangkat ke atas atau tampak berkubah dengan ceruk yang lebih rendah di tengahnya. Berbeda seperti karsinoma sel basal, benjolan atau luka karsinoma sel skuamosa berwarna pucat dan biasanya tidak mengkilap.

Tahi lalat karsinoma sel skuamosa memiliki permukaan yang halus dan terasa gatal atau nyeri ketika digaruk. Selain itu, kanker jenis ini juga bisa berwujud kutil merah bertekstur kasar atau bersisik, yang mungkin berkerak atau berdarah ketika digaruk.

3. Actinic Keratosis
Menurut dr. Anthony Rossi, MD, dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, actinic kerastosis menjadi gejala awal kanker kulit yang disebabkan paparan sinar matahari berlebih. Pada beberapa kasus, actinic kerastosis bisa berkembang menjadi kanker kulit sel skuamosa.

Gejala kanker kulit ini biasanya berwujud lesi berwarna merah yang teksturnya kasar dan bersisik. Ukurannya bisa besar dan kecil. Areanya trekadang trlihat tidak normal dan kadang menyebabkan gatal dan nyeri. Actinic kerastosis sering muncul di wajah, bibir, telinga, punggung tangan, dan lengan, tetapi bisa terjadi pada area lain yang sering terkena sinar matahari.

4. Kanker melanoma
Kanker melanoma menjadi salah satu jenis yang langka yang paling mematikan. Melanoma muncul ketika sel melanosit (sel penghasil pigmen warna kulit) tumbuh mengganas secara abnormal menjadi kanker. Kanker melanoma pada awalnya biasa muncul sebagai bintik berwarna gelap mirip tahi lalat biasa yang berubah ukuran, bentuk, atau warna. Melanoma juga dapat muncul di area kulit yang sebelumnya tidak pernah memiliki tahi lalat. Paling sering muncul pada punggung, kaki, tangan dan wajah.

5. Karsinoma sel merkel
Karsinoma sel merkel merupakan jenis yang paling langka dan menjadi yang paling berbahaya. Jenis ini bisa tumbuh dan menyebar cepat ke bagian tubuh lainnya. Bentuk karsinoma sel merkel cenderung lebih kecil, tidak sakit, warnanya beragam (merah, pink, ungu) dan bahkan mengkilap. Kanker ini biasanya berkembang di wajah, leher, dahi, atau lengan, tetapi dapat berkembang di mana saja dan tumbuh dengan cepat.

Baca juga : 8 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan Kulit

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: