5 Perbedaan Tradisi Imlek di Tiongkok dan Indonesia

Pengaruh budaya menjadi salah satu pengaruh besar perbedaan tradisi dalam merayakan Imlek di Tiongkok dan Indonesia.
, Majalah Kartini | 05/02/2019 - 14:00

MajalahKartini.co.id – Tahun Baru Tiongkok atau Imlek tahun ini jatuh pada Selasa 5 Februari 2019. Perayaan Imlek di Daratan Tiongkok dan Indonesia sebenarnya hampir sama jika dirunut dari sejarahnya. Tetapi, Perbedaan paling mendasar tradisi Imlek di Tiongkok dan Indonesia adalah pada menu hidangan di atas meja. Di mana tentunya makanan perayaan Imlek di Indonesia sudah mengalami percampuran.

Jumlah Menu Sajian

5 Perbedaan Tradisi Imlek Tiongkok dan Indonesia2

Tradisi Imlek di Tiongkok soal sajian menu di atas meja memiliki perbedaan mencolok. Di Tiongkok biasanya ada 30 jenis makanan yang disajikan. Tetapi jika di Indonesia, menu utama Imlek yang disajikan di atas meja hanya berjumlah 13 jenis saja.

Soal Rasa

5 Perbedaan Tradisi Imlek Tiongkok dan Indonesia5

Setelah sajian menu, kini perbedaan lainnya ada pada rasa sajian itu sendiri. Di Indonesia, cenderung lebih banyak sajian manis. Berbeda dengan di Tiongkok, menu imlek justru lebih cenderng asin. Hal itu karena adanya proses alkulturasi. Misalnya, Ayam Oh atau Ayam Hitam yang bumbunya menggunakan tauco dan kecap. Jika di Indonesia kecap yang digunakan memiliki rasa manis. Di Tiongkok, kecap yang digunakan adalah kecap asin.

Peranakan Murni dan Campuran

5 Perbedaan Tradisi Imlek Tiongkok dan Indonesia3

Di dalam perayaan Imlek di Tiongkok akan ada sajian menu Sup Sirip Ikan Hiu. Namun di Indonesia hal itu diganti dengan sup sarang burung walet. Tetapi, di Indonesia ada beberapa keluarga yang memang menyajikan makanan tersebut, tentunya dengan tingkat perekonomian yang sangat tinggi. Biasanya, jal itu dilakukan oleh keturunan asli Tiongkok (totok). Karena, bagi peranakan Tiongkok asli ini sajian Imlek bukan sekadar makanan perayaan atau persembahan, tetapi juga mencerminkan status.

Lontong Cap Gomeh

5 Perbedaan Tradisi Imlek Tiongkok dan Indonesia1

Sejarawan Semarang, Jongkie Tio, mengatakan, sejarah Lontong Opor Cap Gomeh merupakan hasil akulturasi masyarakat peranakan Tiongkok saat berlabuh di Semarang dengan masyarakat muslim setelempat. Saat itu kaum Tiongkok Peranakan sering melihat ketupat, opor ayam dan sambal goreng hati. Kemudian ditirunya dan dimodifikasi.

Minuman

5 Perbedaan Tradisi Imlek Tiongkok dan Indonesia4

Perbedaan lain perayaan Imlek Tiongkok dan Indonesia adalah minuman. Di Tiongkok perayaan Imlek ini sering menyajikan minuman beralkohol. Berbeda dengan perayaan yang dilakukan di Indonesia, biasanya diganti dengan sirup Le Le. (*)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: