Rosalina Oktavia Gapai Mimpi dengan Keterbatasan

Sosok perempuan Indonesia dengan keterbatasan fisik yang sukses menjadi model terkenal di Singapura.
, Majalah Kartini | 22/09/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Rosalina Oktavia yang dahulu berprofesi sebagai bidan dengan mempunyai mimpi menjadi seorang model dan ingin merasakan berjalan di Singapore Fashion Runway. Mimpinya sudah menjadi kenyataan, Rosalina menjadi seorang model terkenal di Singapura walau dengan keterbatasan fisik karena kecelakaan sepeda motor yang dialaminya.

Profesi model merupakan impian sebagian besar wanita maupun pria di dunia. Sisi lain dibalik dunia model yang terlihat mungkin lebih banyak sisi kelam tetapi dalam setiap pekerjaan pasti ada perjuangan dan pengorbanan. Model memang akan menampilkan sosok wanita atau pria dengan kondisi fisik atau tubuh sempurna yang pasti akan indah dilihat oleh mata. Tak heran sosok Rosalina pun ingin menjadi seorang model.

Perempuan berusia 27 tahun ini pernah memiliki masa kelam dalam kehidupannya sebelum bisa terkenal seperti sekarang. Rosalina mengalami cedera dalam kecelakan sepeda motor yang dialaminya pada tahun 2010. Ia tidak pernah membayangkan dirinya akan kehilangan salah satu anggota tubuhnya.

Mimpi Menjadi Kenyataan dengan Keterbatasan

Kesedihan menyelimuti perasaan Rosalina ketika mengetahui kenyataan yang menghampiri perjalanan hidupnya, akibat kecelakaan tersebut salah satu kakinya yaitu kaki sebelah kiri mengalami luka. Tidak putus asa Rosalina dengan terus diberikan dukung cinta kasih dari anggota keluarganya itu pun terus berusaha mengobati kaki yang luka tersebut dengan melakukan tindakan operasi. Namun usaha sudah dilakukan dan hasil akhir yang harus Rosalina terima dari dokter justru mengharuskannya kehilangan kaki kirinya karena luka yang semakin membusuk.

Kenyataan yang sangat menyedihkan itu diterima olehnya walau diikuti dengan munculnya rasa takut dan cemas karena perempuan yang sudah bermukim di Singapura ini memiliki mimpi menjadi model. Rosalina merasa takut dan cemas dengan kaki yang diamputasi akan membuatnya tidak bisa melakukan aktivitas lagi. Namun sejatinya, keluarga terus mendukung dan memberikan solusi atas keadaan Rosalina.

Keseharian Rosalina masih ditemani dengan kaki palsu yang tentu akan membantunya menjalani kehidupannya kelak saat menjadi model. Setelah menjalani beberapa usaha dalam memulai menggapai mimpinya untuk menjadi model, Rosalina mendapat tawaran pemotretan pertama tanpa bantuan kaki palsu dari seorang fotografer terkenal untuk menjadikannya “Models of Diversity”.

Dari pemotretan tersebut nama Rosalina Oktavia semakin dikenal, terbukti dengan datangnya tawaran untuk melakukan peragaan busana profesional yang merupakan mimpi terbesarnya yaitu di Singapore Fahion Runaway. Hal tersebut menyatakan bahwa Rosalina sudah mampu menggapai mimpi dan keinginannya untuk menjadi model terkenal disetiap keterbatasan yang ada dalam dirinya. (*)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: