Ratusan Jemaah Haji Indonesia Tunaikan Ibadah di Masjidil Haram

Kawasan Masjidil Haram pun selalu penuh sesak oleh jemaah dari berbagai negara yang menunaikan ibadahnya.
, Majalah Kartini | 30/08/2016 - 13:00

MajalahKartini.co.id – Sedikitnya 106.925 jemaah haji Indonesia sudah berada di Kota Mekkah bersama ribuan jamaah berbagai bangsa.  “Sampai dengan Senin sore, dari Madinah total 179 kloter, sedang dari Jeddah 83 kloter. Sehingga, jumlah jemaah haji Indonesia yang sudah berada di kota Kelahiran Nabi Muhammad Saw adalah 262 kloter,” kata Kepala Seksi Data dan Sistem Informasi dan Kompiterisasi Haji Terpadu (Siskohat) Eko Dwi Irianto di Kantor Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Mekkah, Selasa (30/8).

Lebih dari 73 ribu jamaah haji Indonesia gelombang pertama telah tiba di Mekkah dari Madinah setelah menjalankan ibadah Arbain yakni shalat wajib 40 rakaat tanpa putus di Masjid Nabawi. Sedangkan hampir 34 ribu lainnya adalah jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang kedua dari Tanah Air menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA) Jeddah lalu ke Mekkah.

Soleh (45) yang saat itu hendak masuk ke Masjidil Haram bersama puluhan jemaahnya dari kloter 50 embarkasi Jakarta Bekasi mengaku diminta para petugas untuk memberikan pengertian kepada rombongannya agar tidak masuk terlebih dahulu ke masjid karena akan melawan arus pergerakan jemaah. “Barusan sama askar tidak boleh masuk dulu karena arus keluar dari masjid belum habis. Supaya aman, kita diminta menunggu sepuluh menit,” katanya sembari menata barisan rombongannya yang berjumlah sekitar 50-an orang.

Petugas Perlindungan Jamaah Daker Makkah Abu Dzarrin yang berada di situ juga memberikan pesan agar sembari menunggu suasana lengang, jemaah mengenali lokasi. Menurutnya, karena kloter JKS 50 bertempat tinggal di sektor 6, maka usai menjalanan sai dan tahallul bisa langsung keluar pintu Marwa dan menuju terminal Syib Amir untuk naik bus shalawat dengan nomor 8.

“Silahkan lakukan tawaf dan sai sebaik mungkin. Kalau terpisah dari rombongan tidak usah panik karena ada petugas yang siap mengarahkan. Silahkan lakukan tawaf dan sai sesuai ketentuannya,” pesannya. Selain JKS 50, puluhan kloter jamaah Indonesia Senin malam tampak memasuki Masjidil Haram untuk menunaikan umrah wajib dan ratusan yang lain menunaikan ibadah sunnah.

Sebagaimana malam-malam sebelumnya, beberapa jamaah, khususnya lanjut usia, terpisah dari rombongan dan bingung arah jalan pulang sehingga petugas sektor khusus yang berjaga di empat pos Masjidil Haram tampak sibuk menjalankan tugas mereka mengantar jamaah ke arah pemondokan masing-masing. Sehubungan dengan kondisi Masjidil Haram yang semakin padat, Wakil Kepala Sektor Khusus Harun Al-Rasyid mengimbau jamaah untuk tetap waspada dan berhati-hati.

Jika terpisah dari rombongan, maka jamaah hendaknya mencari petugas yang telah disiapkan di beberapa titik, seperti di Pos Zamzam Tower, Pos Dar et-Tauhid, Pos Mataf, dan Pos Marwah. “Jemaah yang terpisah dari rombongan tidak perlu panik dan khawatir. Jika menemui petugas, segera melapor agar bisa dibantu,” katanya. (ANT/Foto: ANT FOTO/Nyoman Budiana)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: