Radio Ini Bisa Baca Ekspresi Wajah dan Putar Lagu Sesuai Mood

Ketika bekerja, alat ini menganalisa fitur-fitur yang berbeda pada wajah Anda dan memutuskan apakah Anda sedang senang, sedih, atau marah.
, Majalah Kartini | 16/02/2017 - 20:29

Radio Ini Bisa Baca Ekspresi Wajah dan Putar Lagu Sesuai Mood

MajalahKartini.co.id – Namanya Solo. Bentuknya seperti jam dinding, menempel di tembok. Dia bisa membaca ekspresi wajah penggunanya dan kemudian memutar lagu sesuai perasaan hati. “Ketika bekerja, alat ini menganalisa fitur-fitur yang berbeda pada wajah Anda dan memutuskan apakah Anda sedang senang, sedih, atau marah. Alat ini kemudian mencerminkan suasana hati Anda melalui musik,” kata Mike Shorter, pejabat senior perusahaan Uniform yang menangani teknologi Solo sperti yang dilansir dari BBC.

Cara penggunaanya mudah. Dekatkan wajah ke bagian tengah alat tersebut yang bentuknya seperti kristal cair di layar telepon seluler. Wajah animasi solo kemudian akan meniru ekspresi muka pengguna,

Saat membaca ekpresi wajah, Solo akan mencari lagu yang tepat untuk diputar. Jika Solo mengira Anda tampak bahagia, dia akan memutar lagu riang seperti Hey Ya! yang dibawakan Outkast. Atau sebaliknya Solo akan memutar lagu bernada murung, seperti Everybody Hurts yang dinyanyikan band REM, jika mendeteksi wajah pengguna yang sedih.

Ternyata Solo tak hanya berguna memutar musik sesuai suasana hati, alat ini juga bisa mengubah mood pengguna. Misalnya setelah mendeteksi wajah letih pengguna, dia akan memutar lagu bertempo cepat untuk mengubah suasana hati.

Alat ini terinpirasi dari Softbank Robotics asal Jepang guna menciptakan robot Nao dan Pepper yang bisa membaca perasaan. Alat serupa digunakan Perusahaan Affectiva asal Boston, Amerika Serikat untuk mengembangkan perangkat lunak pembaca emosi manusia yang dinamai Affdex. Peranti ini memantau ekspresi wajah pengguna ketika menyaksikan iklan, program televisi, dan film.

Pencipta radio Solo mengakui peranti tersebut tidak selalu benar mendeteksi ekspresi wajah seseorang. Alat ini sulit mendeteksi wajah yang kaku tanpa ekspresi. (Foto BBC UK)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: