Putri Sirivannavari dari Kerajaan Thailand Sukses Jadi Desainer & Atlet Profesional

Menjadi anak seorang Raja tak membuat Putri Sirivannavari enggan untuk berkreativitas dan berusaha di atas kakinya sendiri.
, Majalah Kartini | 08/12/2018 - 14:00

MajalahKartini.co.id – Menjadi putri kerajaan pasti tak luput dari sorotan publik dan media, namun itu bukan satu-satunya hal yang membuat perhatian selalu mengarah pada putri Raja Thailand satu ini. Selain aktif dalam tugas kerajaan, Putri Sirivannavari juga dikenal sebagai seorang perancang mode, atlet penunggang kuda, hingga atlet badminton yang kaya penghargaan.

Setelah perceraian orang tuanya, putri kelahiran Bangkok, 8 Januari 1987 ini bermigrasi bersama sang ibu dan keempat saudara laki-lakinya ke London. Tak lama, putri dari Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun pun kembali bersama sang ayah ke Thailand dan bersekolah di Chitralada, Bangkok, Thailand hingga tahun 2004.

Pada 15 Juni 2005, ia pun diangkat menjadi Putri Kerajaan oleh Komandan Kerajaan sang kakek, Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX) dan resmi menyandang gelar Her Royal Highness (H.R.H) Princess Sirivannavari Nariratana. Meskipun telah menyandang gelar Putri Kerajaan di usia 18,  namun itu tak membuat Putri Sirivannavari terlena akan fasilitas, justru ia semakin memupuk prestasi dan mengharumkan negara.  

Prestasi dalam bidang olahraga hingga fashion

Sebelum kiprahnya dalam olahraga berkuda dan fashion diakui secara Internasional, rupanya cinta pertama Putri Sirivannavari adalah pada olahraga Bulutangkis. Dalam SEA Games 2005 di Filipina, ia berhasil meraih medali emas (beregu putri) di cabang olahraga Bulutangkis. Beberapa turnamen bulu tangkis pun ia ikuti untuk mengharumkan bangsa, sebelum ia kembali menempuh pendidikan di Prancis dan mulai menekuni olahraga berkuda.

Hingga sekarang ini, Putri Sirivannavari masih mengambil peran dalam olahraga yang menjadi cinta pertamanya itu. Sebagai Putri Kerajaan, ia pun memberikan sponsor utama dalam perhelatan Thailand Master tahun 2016. Hingga di 2018 pun perhelatan turnamen bulutangkis ini masih disponsori oleh sang putri dengan menambahkan tajuk Putri Sirivannavari di depannya. Tak tanggung-tanggung rupanya pemberian tajuk “PRINCESS SIRIVANNAVARI Thailand Master” mengangkat tingkat turnamen tersebut yang awalnya berada di tingkat International Challenge menjadi tingkat Grand Prix Gold.

Dalam cabang olahraga berkuda pada SEA Games tahun 2017 di Malaysia, ia telah memenangkan medali perak. Sebelumnya di SEA Games 2013 dan Asian Games 2014, Putri Sirivannavari pun turut bertanding bersama kudanya yang diberi nama Prince Charming.

Seperti atlet lainnya, Putri kelahiran 8 Jnuari 1987 ini pun pernah mengalami cedera saat menekuni olahraga berkuda, namun tekad dan jiwa kompetitifnya membawanya meraih pengharagaan tertinggi dalam ajang-ajang olahraga berkuda baik nasional, maupun  internasional. “Saya berlatih enam hari seminggu, saya akan naik tiga kuda selama satu jam masing-masing. Saya telah mengalami cedera. Saya telah mematahkan kaki saya, saya memiliki sekrup di kaki kiri saya, tetapi saya tidak pernah menyerah. Saya mengerahkan semua upaya saya untuk mencapai tujuan saya,” ujar Putri Sirivannavari.

Dikutip dari Malaymail online, pada Asian Games di Incheon, Korea Selatan, Putri yang merakyat ini mengharapkan agar mendapat perlakuan dan fasilitas sama seperti peserta lainnya, bukan layaknya Putri Raja. “Jika mereka memperlakukan saya sebagai seorang Putri, saya tidak akan berada di sini, saya akan di pacuan lain dengan dekorasi cantik. Semua diperlakukan sama, satu hal yang mereka berikan kepada saya, rasa hormat,” tegasnya. Putri Sirivannavari pun memilih tinggal di wisma atlet bersama rekan-rekan satu timnya agar bisa lebih berbaur dengan peserta lainnya yang berasal dari berbagai negara.

Kiprah di dunia fashion

Selain di Bidang olahraga, putri bungsu dari Raja Thailand ini rupanya juga memiliki ketertarikan di dunia seni, minatnya telah ia kembangkan dengan menempuh pendidikan S1 Fakultas Seni Rupa, jurusan Design Fashion dan Textile di Universitas Chulalongkorn, Thailand, tahun 2005-2009. Putri yang sering tampil elegan dalam berbagai ajang fashion kelas dunia ini juga pernah belajar di Chambre Syndicale de la Couture Parisienne.

Selama menyelesaikan studi masternya di Ibu Kota Perancis, Putri Sirivannavari sering bepergian dan sangat mencintai petualangan. Pedesaan di Italia adalah tempat favoritnya, “Ini kaya seni, budaya, dan sejarah,” ujar Putri. Meskipun karyanya dipengaruhi gaya Paris, tetapi untuk semua pesona duniawi dan kecantikan, hati putri hanya milik Thailand.

“Sangat jelas bagi saya apa tugas saya. Saya memiliki tugas kerajaan, dan pekerjaan pribadi saya, seperti merek saya. Saya bertemu dengan teman dan tokoh fashion lainnya. Itu benar-benar ada untuk itu. Tidak ada yang mewah atau glamor. Di mana pun saya berada, saya adalah orang Thailand.”

Kini rancangannya telah dikenal di berbagai negara, khususnya di Asia dengan label bernama “Sirivannavari Bangkok”. Koleksi pertamanya dirilis di “Paris Fashion Week” atas undangan dari Pierre Balmain pada tahun 2007.

Dikutip dari Tatler, koleksi debutnya mengusung gaya romantis, dan terinspirasi oleh salah satu puisi cinta sang putri. “Aku mulai menulis puisi beberapa tahun yang lalu. Ini adalah kisah kerinduan antara seorang perwira militer muda dan seorang gadis pertanian – semua difasilitasi oleh kuda tituler, yang membawa prajurit yang terluka ke dalam pelukan gadis petani itu,” tutur putri Sirivannavari.

Kesuksesannya dalam dunia fashion membuat putri dari Raja Vajiralongkorn (Rama X) dan Sujarinee Vivacharawongse (Istri kedua raja) masuk dalam daftar “20 Hottest Young Royals” majalah Forbes.

“Saya senang meneliti sesuatu yang membuat saya tertarik. Saya suka mendedikasikan diri, menemukan hal-hal, dan belajar lebih banyak. Kedua, saya juga menikmati pembuatan pola, membuat moulage sendiri dan menyusun pola. Saya juga menikmati membuat gambar sendiri, bukan hanya sketsa mode, tapi juga membuat sketsa tekstil. Mulai dari desain awal, tahap ide dan sebelum diperluas hingga melihat tekstil. Ini adalah bagian favoritku”.

Meskipun sudah melalang buana di dunia fashion, serta diundang di acara fashion bergengsi, seperti Hermes, Pierre Balmain, Couturier Prancis, dan Chanel, namun kecintaan Putri Sirivannavari dalam dunia olahraga tidak juga berkurang.

Keseharian Putri

Hari-harinya di Bangkok dihabiskan untuk berkuda, bekerja di studio desain atau mengambil bagian dari tugas kerajaan. Inspirasinya dalam bekerja berasal dari membaca dan menemukan hal-hal disekitarnya. “Saya mengamati banyak hal dan mengkonsumsi banyak. Maksud saya mengkonsumsi karya seni, karya sejarah, buku dan puisi. Saya mengkonsumsi dan kemudian menganalisanya.” Hal ini lah yang membuat Putri Sirivannavari produktif dalam bekerja dan menghasilkan banyak desain untuk mereknya. Putri Sirivannavari juga menyukai menyelam bahkan ia telah memenuhi impian berenang dengan hiu paus di Filipina. “Ketika saya merasa ‘biru’ (sedih), saya berdoa di kuil atau pergi ke laut,” tuturnya.  (*)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: