Presiden Jokowi Pimpin Pemusnahan 990 Kg Sabu di Monas

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil pengungkapan sejumlah kasus dalam kurun waktu dua bulan terakhir.
, Majalah Kartini | 06/12/2016 - 17:30

Majalahkartini.co.id – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, memimpin pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan Badan Narkotika Nasional (BNN) di lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jalan Silang Merdeka Barat Daya, Jakarta Pusat, Selasa (6/12). Presiden Jokowi mengenakan baju batik lengan panjang biru dongker bermotif coklat.

Presiden Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10.03 WIB. Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Waka Polri Komjen Pol Syafruddin, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono.

“Barang bukti narkotika yang dimusnahkan pada pemusnahan barang bukti ini berupa 445 Kg sabu, 190.840 butir ekstasi, 422 Kg ganja, 323.000 butir Happy Five, dari 29 tersangka,” ungkap Kepala BNN. Ditambahkan pula oleh Kepala BNN, bahwa sejak Januari hingga November 2016, BNN telah mengungkap 96 kasus dan mengamankan 196 tersangka. Dari pengungkapan kasus tersebut, BNN berhasil mengamankan barang bukti berupa 990 Kg sabu, 3 Ton 51 Kg ganja, 616.534 butir ekstasi.

“Ini artinya Negara telah menyelamatkan kurang lebih 3 juta jiwa warga. Dalam periode tersebut, BNN juga mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hasil kejahatan narkotika dengan total aset mencapai Rp 261.863.413.345,” kata Budi Waseso. (Evi Indria/Foto: ANT FOTO/Puspa Perwitasari)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: