Perubahan Iklim Sebabkan Kepunahan Tokek

Penurunan mendadak suhu global 35 juta tahun lalu menyebabkan kepunahan massal tokek pygopodoid di Australia.
, Majalah Kartini | 24/03/2017 - 18:05

Tokek

MajalahKartini.co.id – Penurunan mendadak suhu global 35 juta tahun lalu menyebabkan kepunahan massal tokek pygopodoid di Australia. Ahli biologi dari Australian National University (ANU) menemukan bahwa pada saat Australia terpisah dari Antartika, peristiwa perubahan iklim “dramatis” terjadi, menyebabkan punahnya tokek pygopodoid.

“Perubahan dramatis ke iklim lebih dingin dan lebih kering tambahnya menyebabkan perubahan cepat habitat Australia, yang sangat memengaruhi binatang-binatang yang mendiaminya,” kata peneliti utama ANU dan mahasiswa PhD Ian Brennan dalam satu pernyataan Kamis, 23 Maret 2017 seperti yang dilansir dari Antara.

Brennan mengatakan tim mendeteksi kepunahan massal tokek menggunakan metode evolusi molekuler untuk meneliti data fosil. Riset membuktikan bahwa perubahan suhu yang cepat jadi efek besar dan jangka panjang pada keragaman hayati global.

“Temuan kami menunjukkan bahwa daerah kering Australia menjadi tempat yang nyaman bagi tokek sehingga memicu kekayaan ragam tokek yang ditemukan di seluruh benua,” kata Brennan.

Kolega dan rekan peneliti Brennan, Dr Paul Oliver mengatakan tokek hidup baik di daerah kering Australia yang memiliki “iklim keras” karena mereka menghindari panas dengan menjadi nokturnal. “Banyak tokek gurun juga punya strategi dan perlengkapan untuk menghindari kehilangan air, seperti memiliki kulit yang relatif kasar dan sisik,” kata Oliver.

Dengan menurunnya suhu, sejumlah tokek tidak beradaptasi. Menurut ANU, tokek pygopodoid adalah kelompok sekitar 150 spesies tokek yang ditemukan di seluruh Australia.(Ndari/Foto: Tokek Bynoe/Heteronotia binoei)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: