Dokter Jadi Garda Terdepan Penanganan Korban Kekerasan

Indonesia telah memiliki Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak
, Majalah Kartini | 29/08/2016 - 08:30

ANAK-ANAK SAMBUT RAMADAN

MajalahKartini.co.id – Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Vennetia R Danes mengatakan bahwa dokter-dokter menjadi garda terdepan dalam penanganan para korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, penanganan kasus kekerasan membutuhkan aspek medikolegal, yakni upaya-upaya yang menghubungkan aspek medis dan hukum. Ia juga menilai penangan korban kekerasan tidak hanya pada korban tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Upaya penanganan korban kekerasan tidak hanya terbatas pada korban KDRT, tetapi juga korban perdagangan orang dan bentuk-bentuk kekerasan lainnya,” katanya dalam keteranga tertulis saat mengisi Seminar dan Lokakarya Medikolegal dalam Penanganan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, di Bali, Minggu (29/8).

Sejak 2010, kata dia, Indonesia telah memiliki Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, namun belum semua daerah memiliki standar yang baik.

“Oleh karena itu, Kementerian PP dan PA menginisiasi agar tercipta aspek medikolegal yang kuat bagi penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, sesuai standar World Health Organization (WHO) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” katanya. (Foto: Istimewa)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: