Perenang Putri Indonesia, Syuci Indriani Raih Medali Emas di Asian Para Games 2018

Bonus sebesar Rp 1,5 milyar dari pemerintah akan digunakannya untuk memberangkatkan orang tua umrah dan tabungan masa depan.
, Majalah Kartini | 10/10/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Para atlet disabilitas dari berbagai negara telah menunjukkan perjuangannya dalam memperebutkan medali di ajang Asian Para Games 2018 yang berlangsung di Jakarta. Salah satunya, perenang putri Indonesia, Syuci Indriani yang berhasil menyumbang medali emas untuk Indonesia di nomor gaya dada nomor 100 meter S14 atau tuna grahita. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Akuatik, Senayan (8/10), Syuci menjadi perenang tercepat pertama dengan catatan waktu 1 menit 23.95 detik.

Atas hasil tersebut, kontan ia meraih medali emas. Sedangkan peraih medali perak dan perunggu direbut perenang Jepang, Mai Deguchi, dengan catatan waktu 1 menit 23.97 detik dan Mikika Serizawa dengan catatan waktu 1 menit 26.13 detik. “Senang sekali karena Allah sudah mengasih saya agar mendapat peraihan terbaik. Semoga bisa lebih baik lagi nanti ke depannya,” tutur Syuci kepada awak media.

Atlet kelahiran 28 Januari 2001 ini tak menyangka bisa menjadi juara. Dia bilang kuncinya renang cepat saja. “Nggak nyangka banget. Yang penting bisa. Saya tadi (renang) sudah ngawur saja. Ya habis-habisan. Saya tahunya sebelah seperti sudah lebih dulu tapi saat pada teriak kemudian tengok ke podium ternyata menang. Ya mungkin Allah ingin mengasih saya medali emas ini,” ungkapnya diiringi senyum.

Seperti janji pemerintah, di mana atlet peraih medali emas akan diganjar bonus sebesar Rp 1,5 milyar. Ditanya akan diapakan bonus yang akan dia peroleh, dengan semangat Syuci menjawab, “Bonus untuk memberangkatkan orang tua umrah dan untuk masa depan juga,” tandasnya mantap. (*)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: