Perempuan Indonesia Prioritaskan Keluarga Daripada Kesehatan

Berdasarkan data World Health Organizatio (WHO), penyakit tulang, sendi dan otot dapat menjadi penghalang utama untuk hidup sehat dan aktif.
, Majalah Kartini | 08/03/2017 - 13:24

Perempuan Indonesia Prioritaskan Keluarga Daripada Kesehatan

Majalahkartini.co.id – Hasil Survey Kesehatan Wanita Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh Fonterra Brands Indonesia, dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) menemukan lebih dari 90% Indonesia menyadari bahwa gaya hidup sehat dan aktif bermanfaat untuk mengurus keluarga dan menjalankan peran aktif di masyarakat, hanya sedikit yang berusaha menerapkan pola makan sehat dan berolahraga secara rutin. Survey tersebut menggarisbawahi naluri keibuan yang kuat dan nilai yang dianut oleh wanita Indonesia, di mana 2 dari 3 responden menyatakan takut tidak bisa mengurus keluarga di hari tua karena keterbatasan yang diakibatkan oleh masalah kesehatan, khususnya penyakit tulang, sendi dan otot.

Mayoritas wanita yang disurvey menaruh kesehatan fisik dan kesejahteraan di peringkat 2 terendah dari 5 prioritas dalam hidup, karena lebih fokus pada kesehatan dan kesejahteraan keluarga daripada dirinya sendiri. 9 dari 10 wanita tidak mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, sementara 8 dari 10 wanita tidak berolahraga secara rutin.

dr. Andi Kurniawan Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga, Sektaris Jenderal PEROSI, mengatakan, studi ini merupakan bahwa wanita Indonesia takut penyakit tulang, sendi dan otot dapat membatasi mobilitas mereka dan kemampuan mereka untuk mengurus keluarga. “studi ini harus menjadi peringatan untuk seluruh wanita Indonesia bahwa mereka harus mulai memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan mereka sendiri. Kabar baiknya adalah kesehatan tulang, sandi dan otot dapat diperoleh dengan cara mengubah pola makan dan olahraga,” kata dia, Rabu (8/3).

Berdasarkan data World Health Organizatio (WHO), penyakit tulang, sendi dan otot dapat menjadi penghalang utama untuk hidup sehat dan aktif. Penyakit tersebut merupakan penyebab disabilitas yang terbesar kedua di seluruh dunia, di mana 2 dari 5 penderitanya mengalami keterbatasan dalam aktivitas. Keterbatasan aktivitas fisik akibat penyakit tulang, sendi dan otot bahkan meningkat 45% dari 1990 hingga 2010.

Sementara itu, Rohini Behl, Marketing Director Fonterra Brands Indonesia mengatakan, masyarakat Indonesia tidak memprioritaskan kesehatan merek dengan cara menjalani gaya hidup aktif atau mengkonsumsi makanan sehat. Hal itu terutama berlaku untuk wanita, yang memainkan peran utama di keluarga dan masyarakat. “Pada Hari Wanita Internasional kali ini, kami ingin menyoroti statistik dari survey kami dan apa yang bisa dilakukan oleh wanita Indonesia untuk lebih memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan mereka, bukan hanya demi diri mereka sendiri tetapi juga demi orang-orang yang mereka cintai, ” ujar Rohini, Rabu (8/3).

“Sejalan dengan misi ini Fonterra bersama dengan Anlene juga meluncurkan Anlene #TetapBisa, gerakan yang mendukung misi global WHO untuk menurunkan angka kekurangan aktivitas fisik sebanyak 10 persen pada 2025. Kami ingin mengajak wanita Indonesia untuk memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan mereka dengan cara mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, termasuk mengkonsumsi susu yang bisa mendukung kesehatan tulang, sendi dan otot demi Indonesia yang lebih sehat dah lebih bahagia,” lanjut Rohini.

Dalam kesempatan ini, dr. Andi juga merkomendasikan, aktivitas fisik atau olahraga rutin penting untuk menjaga tulang, sendi dan otot tetap kuat dan sehat. “untuk mencapai hasil yang maksimal, latihan fisik harus teratur dan terukur, setidaknya 30 menit perhari, 5 kali seminggu. Selain itu, konsumsi harian yang mengandung nutrisi penting untuk menjaga tulang, sendi dan otot tetap kuat dan sehat sama pentingnya,” katanya. (Foto: Raga Imam)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: