Penyebab Gagalnya Registrasi dan Validasi Kartu Perdana

Dua penyebab gagalnya registrasi kartu yaitu belum tercatatnya database dan format registrasi berbeda antar operator.
, Majalah Kartini | 24/10/2017 - 19:04

MajalahKartini.co.id – Registrasi kartu perdana prabayar yang mulai diberlakukan pada 31 Oktober 2017 sudah dapat dilakukan sejak adanya pengumuman registrasi prabayar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Sudah cukup banyak pula pengguna yang melakukan registrasi, namun terdapat keluhan kegagalan dalam registrasi kartu prabayar tersebut.

Plt Kabiro Humas Kemkominfo, Noor Iza mengatakan ada beberapa penyebab kegagalan dalam registrasi kartu prabayar. “Pertama, saat registrasi nomor NIK dan nomor KK harus dipastikan sesuai dengan yang ada di KTP dan KK. Kalau di Kependudukan belum ada di database Dukcapil memang masih invalid.Registrasi bisa diulang hingga lima kali, kalau sampai lima kali gagal, operator akan mengirimkan pemberitahuan ke pengguna,” tuturnya.

SMS yang dikirim biasanya berisi pernyataan bahwa nomor NIK dan nomor KK pengguna memang sudah benar. Selanjutnya, pengguna harus melakukan konfirmasi setuju mendaftarkan nomornya sesuai data NIK dan nomor KK yang diberikan. Dengan demikian, pengguna akan bertanggung jawab secara hukum terhadap data yang diberikan dan nomor pengguna akan diaktifkan.

Penyebab lainnya dari kegagalan registrasi kartu prabayar, menurut Noor Iza adalah karena format registrasi yang berbeda antar operator. Pengguna harus mengikuti format yang diberikan operatornya sehingga registrasi kartu dapat berhasil. Noor menjelaskan bahwa pemberlakukan format registrasi berbeda tidak menjadi masalah, karena data yang dibutuhkan sama, hanya nomor NIK di KTP dan nomor KK.

“Data kependudukan yang digunakan memang hanya nomor NIK dan nomor KK, tapi operator mendesain sistem di dalamnya sehingga format bisa berbeda. Nanti tanggal 30 Oktober, operator akan melakukanbroadcast tata cara registrasi sehingga pengguna bisa mengikutinya,” paparnya.

Format dari masing-masing operator antara lain: Untuk pelanggan baru Kartu SIM perdana Indosat, Smartfren dan Tri menggunakan format NIK#NomorKK#, pengguna XL Axiata adalah Daftar#NIK#Nomor KK sedangkan format Telkomsel adalah Reg(spasi)NIK#NomorKK. Sementara untuk pelanggan lama kartu perdana Indosat Smartfren dan Tri menggunakan format ULANG#NIK#NomorKK#, format XL Axiata adalah ULANG#NIK#NomorKK sedangkan Telkomsel yaitu ULANG(spasi)NIK#NomorKK#. Setelah selesai dapat mengirimkan SMS ke 4444. (Cindy/ Foto: liputan6foto)

 

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: