Pentingnya Membicarakan Soal Gaji dengan Rekan Kerja

Menurut survei Bankrate 2018, sebanyak 33 persen kaum milenial telah berbagi besaran gaji dengan teman kerja, dan 58 persennya telah berbagi besaran gaji dengan teman.
, Majalah Kartini | 17/04/2019 - 14:00

Foto: Istimewa

MajalahKartini.co.id – Membicarakan soal gaji di tempat kerja memang banyak dianggap tabu oleh beberapa orang. Padahal, ada banyak hal positif yang bisa diambil kalau mau transparan soal hal ini ke rekan kerja.

Survei Bankrate 2018 menemukan, 1 dari 4 orang telah berbagi besaran gaji dengan rekan kerja. Sementara untuk kaum milenial, sebanyak 33 persen telah berbagi besaran gaji dengan teman kerja, dan 58 persennya telah berbagi besaran gaji dengan teman. Menanyakan besaran gaji seseorang bukan pula yang negatif, justru menguntungkan kedua belah pihak. Dengan membicarakan gaji, Anda bisa membagikan dan mendapatkan ide-ide tentang manajemen keuangan.

Baca Juga: Ingin Raih Sukses dalam Karier? Lakukan Cara Ini

Berikut ini lima manfaat transparan soal gaji seperti dikutip dari Duit Pintar.

  1. Tahu kisaran gaji untuk jabatan tertentu

Rekan kerja di sini bukan hanya yang satu level, tapi juga atasan dan bawahan. Dengan saling terbuka soal gaji, kita jadi tahu patokan nominal penghasilan untuk jabatan tertentu. Demikian juga tugas kerja dari jabatan tersebut. Umumnya, makin luas tanggung jawab dan pekerjaan seseorang, makin tinggi gaji seseorang. Jadi kita mempunyai bayangan kisaran gaji dan beban kerja di semua level sebuah perusahaan, sehingga dapat menjadi acuan untuk mengejar karier di sana.

  1. Demi masa depan

Berhubungan dengan poin sebelumnya, gaji atasan yang kita ketahui bisa mempengaruhi masa depan kita di perusahaan tersebut. Kita bisa memperkirakan apakah level gaji di perusahaan tersebut menjadi target karier selanjutnya? Bisa jadi gaji untuk jabatan yang kita incar ternyata tidak sesuai dengan perkiraan. Bila ini yang terjadi, pindah haluan dan mencari sekoci lain bisa menjadi pilihan terbaik.

  1. Apakah Anda menerima gaji yang sesuai?

Rekan kerja bisa menjadi pembanding dengan gaji sendiri untuk melihat apakah bayaran kita sudah cocok dengan beban dan prestasi kerja. Mungkin saja ada kolega yang kinerjanya di bawah kita, tapi ternyata gajinya lebih tinggi. Hal ini bisa dijadikan alasan untuk meminta kenaikan gaji. Atau jangan-jangan ada yang salah dalam sistem penggajian. Ada juga beberapa perusahaan yang menggaji karyawan berdasarkan senioritas.

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan untuk Perempuan Single

  1. Agar bisa jaga situasi kalau ternyata gaji lebih tinggi

Ada kemungkinan gaji kita ternyata lebih tinggi daripada yang lain. Dalam hal ini, kita perlu segera menyesuaikan diri agar tidak dicemburui. Misalnya tidak bocor membicarakan keuangan ketika berada di kantor. Juga tidak pamer aset yang kita punyai ke kolega, contohnya selalu beli handphone terbaru atau posting foto makanan dan liburan mahal. Meski itu adalah hak kita, percayalah, tidak ada yang mau dicemburui rekan kerja gara-gara soal gaji.

  1. Tidak penasaran, bisa kerja nyaman kalau ternyata gajinya seimbang

Kerja bisa tidak nyaman kalau dilingkupi rasa penasaran soal gaji. Jangan-jangan sudah kerja banting tulang, eh ternyata gaji kita lebih rendah dan tak sesuai dengan beban kerja. Semua orang mau nyaman dalam bekerja. Salah satu caranya ya mengetahui bahwa gaji para karyawan seimbang dan sebanding dengan beban kerja masing-masing.

Terbuka soal gaji dengan rekan kerja sangat berguna bagi kita selaku pekerja. Tapi tak sedikit yang malas membicarakannya karena khawatir ternyata dibayar lebih rendah, sehingga malah terpukul. Semestinya kenyataan sepahit apa pun mesti kita terima bila menginginkan keterbukaan, termasuk bila kita ternyata digaji terlalu kecil.

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: