Pentingnya ‘Emas Cair’ bagi Jantung Bayi Prematur

ASI memiliki segudang manfaat bagi bayi yang lahir prematur.
, Majalah Kartini | 09/01/2017 - 17:19

pemberian-asi-kepada-bayi-prematur

MajalahKartini.co.id – Kelahiran prematur kerap kali tidak bisa dihindari. Agar bayi dapat berkembang normal, bayi prematur memerlukan perawatan intensif. Air Susu Ibu (ASI) diketahui memiliki segudang manfaat kesehatan untuk bayi, terlebih bagi bayi yang lahir lebih cepat atau prematur.

Sebuah penelitian menemukan, bayi prematur yang diberi ASI pada 28 hari pertama kehidupan mereka ternyata memiliki volume otak yang lebih besar, IQ yang lebih tinggi, dan kemampuan belajar yang baik di sekolah, dibandingkan bayi prematur yang tidak mendapat cukup ASI. Perut bayi lebih mudah mencerna ASI ketimbang susu formula.

Selain itu, ASI mengandung hormon pertumbuhan yang membantu buah hati tumbuh dan menjadi lebih kuat. ASI juga akan membantu pencernaan bayi yang rentan untuk menjadi lebih sempurna serta membantu melawan infeksi.

Tak sampai disitu saja, cairan yang kerap dijuluki dengan sebutan “emas cair” karena manfaatnya ini, terbukti di dalam penelitian terbaru bahwa kegunaannya dapat membuat fungsi dan struktur jantung bayi prematur menjadi lebih baik dalam jangka panjang. Menurut seorang ginekolog menyatakan bahwa manfaat ASI untuk bayi prematur sangat besar.

Dalam jangka pendek, ASI memberikan antibodi pelindung dan membantu produksi flora usus yang penting. Sementara dalam jangka panjang, ASI efektif dalam memperbaiki kesempurnaan struktur dan fungsi jantung. Terlebih lagi, banyak bayi prematur yang dihadapkan kepada risiko gangguan perkembangan jantung yang terjadi dalam beberapa bulan pertama kehidupan. Masalah tersebut menyebabkan penurunan fungsi jantung di kemudian hari, bilik jantung lebih kecil, dan penebalan otot jantung.

Masalah utama bayi prematur adalah belum sempurnanya organ-organ tubuh sehingga perlu peralatan menunjang. Untuk mempertahankan suhu tubuh, misalnya, bayi prematur harus ditempatkan dalam inkubator yang suhunya bisa disesuaikan. Ini karena bayi lahir dini belum memiliki lapisan lemak cukup untuk menahan suhu dingin.

Untuk pernapasannya, bayi prematur butuh ventilator. Alat bantu pernapasan itu diperluka karena organ parunya belum terbentuk sempurna. Pemberian makanan dilakukan melalui slang karena refleks mengisapnya juga belum sempurna.

Para peneliti menemukan bahwa dibandingkan dengan mereka yang lahir tepat waktu, bayi prematur diketahui memiliki fungsi jantung yang lebih buruk dan volume jantung yang menurun ketika dewasa. Namun, bila anak-anak yang lahir prematur ini senantiasa mendapatkan ASI eksklusif, fungsi dan volume jantung mereka bisa lebih baik daripada anak-anak lahir prematur yang diberi susu formula.

Hasil penelitian menyatakan bahwa walaupun kelahiran prematur secara pasti berdampak kepada keterlambatan perkembangan anak, kandungan gizi ASI tampaknya mampu meningkatkan perkembangan jantung. Bahkan susu formula bayi yang terbaik sekalipun masih memiliki banyak kekurangan, antara lain kurangnya beberapa faktor gizi pertumbuhan, enzim, serta antibodi untuk perkembangan bayi sebagaimana semuanya itu sudah terkandung secara lengkap di dalam ASI.

Temuan yang luar biasa ini membuat para pakar terkejut karena sebelumnya benar-benar tidak diketahui bahwa ASI akan memberikan efek perlindungan tertentu pada pengembangan jantung bayi. Para peneliti sudah menduga bahwa hal itu mungkin terjadi, tetapi mereka terkejut dengan ukuran efek yang dihasilkan oleh ASI.

Dalam penelitian, meskipun ASI eksklusif tidak mengubah ketebalan dinding jantung, namun pemberian ASI eksklusif kepada bayi prematur dapat membantunya tumbuh menjadi orang dewasa yang memiliki ukuran dan fungsi jantung mendekati jantung orang dewasa ideal yang lahir secara normal. (Foto:meetdoctor.com)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: