Patrialis Akbar Ditangkap KPK, Ketua MK Minta Maaf

Sampai saat ini KPK belum menyampaikan penangkapan Patrialis terkait kasus yang menimpanya.
, Majalah Kartini | 26/01/2017 - 16:47

Patrialis Akbar DItangkap KPK, Ketua MK Minta Maaf

MajalahKartini.co.id – Hakim konstitusi Patrialis Akbar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut membuat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat meminta maaf yang setinggi-tingginya kepada rakyat Indonesia. “Ya Allah saya mohon ampun. Saya tidak bisa menjaga MK dengan sebaik-baiknya,” kata Arief di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (26/1).

“Saya akan rapat rapat permusyawaratan hakim (RPH) lebih dahulu. Setelah RPH sata temui anda semua, karena saya tidak bisa melakukan apa-apa. Sendiri karena apa yang saya lakukan harus seizin hakim lain,” kata Arief. Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan tentang OTT itu.

Agus juga mengamini bahwa pihak yang ditangkap merupakan Patrialis Akbar. Selain itu, Agus juga menyebut ada beberapa pihak lain yang juga ditangkap. Namun sampai saat ini KPK belum menyampaikan penangkapan Patrialis terkait kasus apa. Dalam waktu dekat, KPK akan segera menyampaikan pernyataan resmi terkait OTT itu.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo mengaku prihatin jika OTT tersebut terkait dengan putusan. “Sebagai mitra, kami di komisi III DPR RI tentu saja kaget luar biasa dan prihatin jika OTT itu terkait dengan keputusan MK,” kata Bambang saat dihubungi, Kamis (26/1).

Bambang berharap dugaan suap tersebut tidak terkait dengan jual beli putusan MK. Lantaran hal itu bisa berdampak pada kredibilitas MK sebagai salah satu lembaga tinggi negara. “Kami berharap dugaan suap dalam OTT itu tidak terkait dengan jual beli keputusan karena itu dapat meruntuhkan kredibilitas MK yang baru saja recovery sebagai lembaga tinggi negara,” lanjutnya. (Foto: GemaIslam)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: