Menteri Siti Nurbaya Resmikan Paviliun Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim PBB

Menteri LHK menegaskan akan berbagi pengalaman dalam tindakan-tindakan iklim kepada dunia dan juga belajar dari negara lain untuk menghadapi perubahan iklim.
, Majalah Kartini | 05/12/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Konferensi Perubahan Iklim PBB atau COP24 yang digelar di Katowice, Polandia turut diramaikan oleh pernik budaya Indonesia, melalui hadirnya Paviliun Indonesia di ruang sidang utama, yakni terletak di area E International Congress Centre dan Spodek Arena.

Paviliun Indonesia mengusung tema “Climate Change, Society Change: Let’s Work-Up and Team-Up”. Tema tersebut menekankan bahwa perjuangan menghadapi perubahan iklim tidak bisa dilakukan secara individual tapi harus bersama-sama, sesuai dengan tema utama COP24 “Changing Together”. Paviliun Indonesia secara resmi dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

“Delegasi Indonesia datang ke kota Katowice yang indah ini tidak hanya siap untuk negosiasi perubahan iklim demi penerapan Paris Agrement Work Programme, tapi juga siap menunjukkan upaya-upaya negara ini dalam menerapkan Konvensi untuk menghadapi perubahan iklim,” ucap Menteri Siti dalam pidato pembukaan Paviliun Indonesia di Katowice (3/12). “Saya merasa senang bahwa Paviliun Indonesia ini bisa melanjutkan dan bersiap untuk kedelapan kalinya dalam mendukung negosiasi formal COP UNFCCC (Conference of Parties United Nations Framework Convention on Climate Change,” imbuhnya.

“Di Paviliun ini, Indonesia akan menampilkan sejumlah kebijakan, program-program dan aktivitas soal tindakan-tindakan iklim, yang diterapkan oleh semua stakeholders dan tidak hanya oleh pemerintah,” tutur Menteri Siti.
Indonesia, menurut Menteri Siti, harus berkolaborasi untuk memerangi perubahan iklim dan juga memperluas kemitraan dengan komunitas internasional. Ditegaskan Menteri Siti bahwa Indonesia akan berbagi pengalaman dalam tindakan-tindakan iklim kepada dunia dan juga belajar dari negara-negara lain untuk masa depan menghadapi perubahan iklim.

“Paviliun Indonesia pada COP24 UNFCCC tidak hanya akan menunjukkan dan berbagai tindakan iklim terbaru di Indonesia, tapi juga memberikan informasi soal keindahan Indonesia dan menunjukkan kekayaan budaya Indonesia,” tandasnya. (*)

 

 

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: