Menteri Keuangan Sri Mulyani Jelaskan Tentang Utang Negara

Sri Mulyani tegaskan bahwa utang yang dilakukan merupakan bentuk pembiayaan pemerintah, salah satunya guna mengentaskan kemiskinan.
, Majalah Kartini | 15/11/2018 - 12:00

MajalahKartini.co.id – Menanggapi isu yang kerap berkembang di masyarakat seputar utang negara yang meningkat belakangan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berusaha menjelaskan dalam acara Simposium Nasional Keuangan Negara di Pusdiklat Pajak, Jakarta (14/11). Sri Mulyani menjelaskan pemerintah menarik utang dalam negeri maupun luar negeri untuk pembiayaan. Oleh sebab itu siapapun yang mau mengkaji soal utang pemerintah harus mencakup utang luar negeri dan dalam negeri.

“Ada research mengenai utang, tapi dia cuma bahas utang luar negeri dan pengaruhnya, dan saya bertanya kenapa dia cuma bicara utang luar negeri? Karena sebetulnya nggak ada bedanya kita pinjam utang luar negeri atau utang dalam negeri,” ujar Sri Mulyani.”Barangkali ada bedanya pinjam, utang luar negeri dengan utang dalam negeri. Secara emosional mungkin ada bedanya kalau luar negeri lebih kesal kalau dalam negeri kagak,” imbuhnya.

Menteri Keuangan mengatakan lebih lanjut bahwa utang yang dilakukan tersebut merupakan bentuk pembiayaan yang dipakai pemerintah, salah satunya untuk program-program pengentasan kemiskinan. “Evidence-nya apa sih? Pengaruh utang terhadap pengurangan kemiskinan kan bagus,” tegas Sri Mulyani.

Tak hanya menjelaskan, Sri Mulayni juga berpesan kepada jajaran pegawai Kementerian Keuangan agar bisa menjelaskan ke publik soal utang pemerintah. “Jadi bisa disampaikan ke publik dan untuk mengedukasi masyarakat. Kalau Anda di bidang spesialis transfer dana ke daerah, jelaskan sehingga publik dan domain publik ini memiliki rasa percaya,” pungkas Sri Mulyani. (*)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: