Menko Luhut: Masih Banyak Peluang Investasi di Laut Indonesia

Selain potensi perikanan, peluang bisnis galangan kapal juga terbuka bagi investor.
, Majalah Kartini | 04/09/2016 - 15:00

MajalahKartini.co.id – Menko Maritim Luhut Pandjaitan meminta para pengusaha Cina untuk mempertimbangkan wilayah laut Indonesia sebagai tempat berinvestasi.

Menurut Luhut, para investor bisa menanamkan modal mereka pada industri pengolahan rumput laut dan industri perikanan. Ia menambahkan bahwa beberapa wilayah di Indonesia Timur seperti Kupang, Dompu, Merauke, dan Ambon adalah wilayah yang masih besar potensinya.

“Ada sekitar tujuh juta kilometer persegi garis dasar laut Indonesia yang masih belum terjamah. Akan banyak potensi ekonomi disini,’ katanya kepada sekita 900 pengusaha Cina yang menghadiri Indonesia Business Forum, Sabtu (3/9), di Hangzhou, Cina.

Kepada para pengusaha ia juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang besar, masih ada 4.000 pulau dari 13.000 pulau yang dimiliki Indonesia yang masih belum memiliki nama.

“Ada sekitar US$ 42 miliar potensi ekonomi yang bisa digali dari industri perikanan saja, karenanya kami mengharapkan kedatangan Anda ke Indonesia untuk berinvestasi di bidang ini, kami punya minyak di laut, punya gas di laut. Tentunya kami akan menyediakan iklim berusaha yang terbaik untuk Anda,” ujar dia.

Menko Luhut mengatakan selain potensi perikanan, peluang bisnis galangan kapal juga terbuka bagi para investor. Bisnis galangan kapal mencakup pembangunan pelabuhan dan produksi kapal. Seperti pernah dikatakan Presiden, kapal-kapal yang digunakan oleh BUMN harus dibuat di dalam negeri.

“Kami sedang melakukan pembenahan pada beberapa pelabuhan di Indonesia. Sebagian besar pelabuhan di negara kami hanya memilki kedalaman sembilan hingga sepuluh meter saja. Kami sedang benahi keadaan ini agar kapal besar, seperti kapal angkut berkapasitas besar, bisa masuk ke pelabuhan-pelabuhan tersebut. Menurut saya, bidang ini sangat menarik bagi para investor,” kata Luhut.

Dia juga mengatakan ada banyak hal lain yang akan dibenahi, seperti menaikkan kapasitas pelabuhan untuk melancarkan bongkar muat dan meningkatkan ekspor impor dan meningkatkan kualitas crane. (Foto: Dokumentasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: