Menkeu Sri Mulyani Ingin Mengkaji Usulan Mendikbud Perihal Gaji Guru Honorer

Sri Mulyani tegaskan bahwa tak hanya perihal masalah gaji tetapi juga peningkatan kualitas tenaga didik.
, Majalah Kartini | 24/01/2019 - 12:00

MajalahKartini.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengusulkan guru honorer mendapatkan gaji minimal setara UMR. Muhadjir menerangkan, pemerintah akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada pekan pertama Februari 2018. Itu dibuka untuk guru honorer. Namun tidak semua guru honorer bisa terakomodir melalui skema PPPK.

“Kemudian kan nanti masih ada tersisa guru honorer. Itu yang kita usulkan kepada bu menteri keuangan agar nanti mereka bisa dipastikan mendapatkan minimun upah minimum regional/UMR di masing masing daerah,” kata dia ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta (23/1).

Usulan dari Mendikbud Muhadjir Effendy tersebut pun mendapat respon dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan akan terus mengkaji gaji honorer.

“Kita terus mendiskusikan, bahasnya untuk melihat semua aspek. Jadi kita akan mencoba untuk terus bersama-sama dengan menteri terkait mengatasi persoalan honorer ini dan sekaligus memecahkan masalah kualitas,” ujar Sri Mulyani usai acara acara Rakernas Kementerian Agama Tahun 2019 dengan tema “Akselerasi Manajemen Keuangan Kementerian Agama di Hotel Shangri-La, Jakarta (23/1/).

Sri Mulyani menjelaskan bukan hanya masalah gaji yang perlu dibahas, namun juga terkait peningkatan tenaga didik agar lebih berkualitas. “Ini kan bukan masalah digaji atau tidak, tapi persoalan apakah mereka bisa terus menjadi alat atau sumber daya yang bisa mendidik anak-anak didik kita, kan mereka profesinya guru jadi itu harus terus ditingkatkan, kita membahas cukup banyak aspeknya,” tandas Sri Mulyani mantap. (*)

 

 

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: