Mengalami Haid Tidak Lancar? Ketahui Sebab dan Solusinya di Sini!

Tidak hanya dapat mempengaruhi kesehatan Anda, haid tidak lancar atau kerap terlambat juga dapat mempengaruhi kesuburan perempuan.
, Majalah Kartini | 29/11/2018 - 14:00

MajalahKartini.co.id – Lama menikah namun tak kunjung hamil? Perhatikan siklus haid Anda, apakah bermasalah? Karena salah satu faktor yang mempengaruhi kesuburan perempuan adalah lancar dan teraturnya darah haid yang keluar setiap bulan.

Pada perempuan yang memiliki siklus menstruasi teratur per 28 hari, hari ovulasinya akan selalu terjamin datang di hari ke-14, tepat di pertengahan siklus. Empat belas hari kemudian, hari pertama menstruasinya tiba. Perempuan dengan menstruasi teratur akan memiliki antara 11 hingga 13 periode menstruasi dalam satu tahun kalender, yang berarti bahwa mereka akan memiliki hingga 13 peluang untuk hamil setiap tahun. Sebaliknya, perempuan dengan menstruasi tidak teratur mungkin memiliki kesempatan hamil yang jauh lebih sedikit untuk hamil setiap tahun karena masa ovulasinya tidak pasti. Ovulasi yang tidak beraturan atau abnormal menyumbang 30 hingga 40 persen dari semua kasus ketidaksuburan.

Memiliki siklus yang tidak teratur, tidak menstruasi sama sekali, atau perdarahan abnormal sering menunjukkan bahwa Anda tidak berovulasi, sebuah kondisi yang dikenal secara klinis dengan anovulasi. Siklus menstruasi tidak teratur bisa membuat merencanakan kehamilan jauh lebih sulit. Tapi, tidak berarti Anda tidak akan mampu untuk sukses hamil.

Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr Sita Daniswati Utari, SpOG dari RS Evasari Awal Bros mengatakan, “Jelas, berkaitan. Jika haid tidak teratur atau tidak normal, bisa berkaitan dengan tingkat kesuburan perempuan,” tandasnya. Mengapa haid tidak teratur dapat membuat seorang perempuan memiliki kesempatan hamil lebih kecil? Menanggai pertanyaan tersebut, dr Sita menjawab, “Untuk dapat hamil tentu diperlukan adanya sel telur di dalam rahim perempuan. Sedangkan, siklus haid yang tak teratur menunjukkan bahwa Anda tidak berovulasi secara konsisten atau bahkan tidak berovulasi. Sehingga, semakin jarang berovulasi, semakin sedikit kesempatan untuk hamil,” paparnya mantap.

 

Penyebab Haid Tidak Lancar

Dikatakan dr Sita ada banyak penyebab tidak lancarnya haid pada perempuan. Jika haid tidak terlambat atau berhenti, selain Anda mengalami kehamilan, dan menjelang menopause (menstruasi tak lancar karena hormon estrogen dan progesterone dalam tubuh menjadi tidak teratur), ada pula beberapa penyebab lainnya. Di antaranya obesitas. “Kelebihan berat badan atau overweight dapat memicu terjadinya haid tidak lancar. Obesitas dapat menyebabkan gangguan hormonal yang berakibat pada gangguan menstruasi dan infertilitas atau ketidaksuburan,” ujar dr Sita. Berdasarkan penelitian Journal Human Reproduction, didapatkan data bahwa perempuan dengan IMT (Indeks Massa Tubuh) 35 memiliki kemungkinan 26% lebih kecil untuk hamil secara spontan dibandingkan mereka yang memiliki berat badan normal. Bagaimana mekanisme obesitas menyebabkan gangguan kesuburan masih belum dapat diterangkan secara jelas. Beberapa teori mengatakan bahwa hormon leptin, yaitu hormon yang mengatur pola makan dan pengolahan energi (meningkat pada orang obesitas) dapat mencegah proses fertilisasi (pembuahan sel telur oleh sel sperma).

Penyebab lainnya, juga akibat stres. “Kondisi pikiran kalut dan stres dapat mempengaruhi siklus haid Anda, hal ini berkaitan dengan hormon,” imbuh dr Sita. Alat kontrasepsi juga dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur atau tidak lancar. Menggunakan alat kontrasepsi, seperti IUD (spiral) atau pil KB, memang bisa menyebabkan perubahan berupa flek di antara siklus menstruasi. IUD bisa menyebabkan darah yang keluar lebih banyak dari biasanya atau nyeri perut pada saat menstruasi. Dapat juga terjadi keluarnya sedikit darah pada awal penggunaan pil KB, namun ini akan berhenti setelah beberapa bulan penggunaan. Masalah pada tiroid juga dapat menjadi penyebab haid tak lancar. Pada bagian leher Anda terdapat kelenjar tiroid yang memproduksi hormon yang dapat mengatur metabolisme tubuh. Jika tiroid Anda bermasalah, maka menstruasi Anda juga akan terpengaruh.

Selanjutnya, adalah Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS). “PCOS adalah kumpulan gejala yang disebabkan oleh terbentuknya kista-kista kecil di dalam indung telur. Keberadaan kista ini membuat hormon menjadi tidak seimbang. Testosteron dapat meningkat melebihi batas normal, yang mana seharusnya pada perempuan hanya terdapat sedikit hormon testosteron. Ketidaknormalan juga terjadi kepada proses pelepasan sel telur. Ini menyebabkan perempuan dengan PCOS tidak mengalami menstruasi, atau mengalami menstruasi tetapi darah yang keluar hanya sedikit,” jelas dr Sita. Meskipun demikian, dikatakan dr. Sita bahwa siklus haid terlambat satu minggu masih dalam kadar normal, “Haid terlambat tujuh hari masih wajar, tetapi kalau sudah lewat dari satu bulan tidak haid dan tidak juga sedang hamil, atau satu bulan haid lebih dari sekali, maka kondisi tersebut harus segera diperiksakan ke dokter untuk memperoleh penanganan tepat,” papar dr Sita.

 

Mengatasi Haid Terlambat

Cara menjaga haid datang lancar serta teratur setiap bulan dapat dilakukan dengan gaya hidup sehat. “Agar kesuburan Anda terjaga, tentu dapat didukung dengan menerapkan pola hidup sehat, yakni rajin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan segar, hindari junkfood, hindari minuman keras atau beralkohol, tidak merokok, tidur teratur dan cukup, serta senantiasa berpikir positif,” jelas dr Sita. Sedangkan jika Anda sudah kerap mengalami haid terlambat atau bermasalah, namun tidak disebabkan oleh masalah medis membahayakan yang perlu aneka obat dari dokter maka Anda dapat menyiasati masalah tersebut dengan sederhana, seperti menurunkan berat badan dan relaksasi agar tidak stres, atau sejenisnya. Lantas bagaimana jika ingin segera hamil meskipun memiliki siklus haid tidak lancar? Lengkapi menu makan Anda dengan suplemen peningkat kesuburan yang diperkaya vitamin prenatal dan agen penyeimbang hormon. “Setiap perempuan yang sedang mencoba untuk hamil wajib hukumnya mengonsumsi vitamin prenatal sebagai penjamin bahwa Anda menyerap segala nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung kesuksesan kehamilan dan tumbuh kembang janin yang sehat,” tegas dr Sita. (*)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: