Masuki Tahun Ajaran Baru, Ini Maklumat KPAI

Berikut 4 maklumat KPAI menyambut tahun ajaran baru 2017/2018.
, Majalah Kartini | 11/07/2017 - 10:04

Masuki Tahun Ajaran Baru Ini Maklumat KPAI

MajalahKartini.co.id –  Tahun ajaran baru telah tiba, Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengucapkan selamat mempersiapkan diri untuk memulai pendidikan tahun aharan baru. KPAI berharap pada pendidikan yang ramah bagi anak untuk mewujudkan rujuan pendidikan nasional. Berikut maklumat dari KPAI.

1. Orang tua yang memiliki anak usia sekolah, harus menjamin n memastikan anak-anaknya memporoleh hak pendidikan.

Anak usia 7 sd 18 tahun adalah usia Wajib belajar. Pemerintah daerah wajib menjamin anak dalam rentang usia tersebut mempwroleh hak dasarnya. “Jika ada anak yang tidak sekolah, masyarakat harus proaktif menyampaikan ke dinas pendidikan. Dinas pendidikan juga harus ambil langkah2 u memastikan anak usia sekolah memperoleh haknya. Tidak ada alasan anak usia sekolah untuk tidak memperoleh haknya”.

2. Orang tua harus memberikan bimbingan pada anak untuk memilih sekolah yang baik dan sesuai bagi anak.

a. Pastikan guru, kurikulum pembelajaran, dan buku ajarnya sesuai dengan prinsip dasar bernegara: tidak mengajarkan radikalisme, komunisme dan juga liberalisme.
b. Pastikan fasilitas penunjang bagi pemenuhan hak anak terpenuhu: hak untuk beribadah sesuai agama anak, hak bermain dan berolahraga, hak untuk kesehatan, jajanan sehat, dan pola interaksi antar komponen masy.
c. Pastikan lingkungan sekolah yg ramah anak n kondusif bagi tumbuh kembang anak: tidak ada bullying, tidak permissif thd sex bebas dan liberalisme, tidak mengajarkan kebencian.
d. Pastikan kepala sekolah, guru, dan lingkungan sekolah memberi teladan yang baik bagi anak, bebas dari minuman keras, narkoba, rokok, sex bebas, lgbt, dan hal2 yang bertentangan dengan falsafah Pancasila.
e. Jangan terlena dengan memilih sekolah hanya karena tampilan fisiknya semata.

3. Bagi orang tua yang anaknya baru mulai masuk sekolah, khususnya SD dan SLTP

a. Antar anak ke sekolah di hari pertama masuk sekolah. Bangun hubungan emosional dg anak, sehingga anak merasa terlindungi.
b. Bangun komunikasi dengan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan di sekolah
c. Kenali lingkungan teman baru anak, termasuk orang tua dari teman anak
d. Ikut berperan dalam proses pendidikan anak melalui komite sekolah.
e. Bangun komunikasi yang erat antara lungkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

4. Bagi sekolah yang akan melaksanaan orientasi peserta didik baru:

a. Optimalkan orientasi peserta didik baru untuk: pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan guru dan teman2 sekolah, pemberitahuan n kesepakatan ttg aturan tata tertib sekolah, pengenalan model pembelajaran, sumber belajar dan pemanfaatannya.
b. Pastikan tidak ada bullying, kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
c. Kegiatan berada dalam tanggung jawab sekolah (Foto: Merdeka)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: