Masa Kejayaan Industri Rotan di Cirebon Siap Kembali

Sempat terpuruk beberapa tahun, geliat industri rotan di Cirebon kini mulai terlihat membaik meski volumenya belum menyamai masa kejayaannya.
, Majalah Kartini | 16/12/2016 - 16:00

masa-kejayaan-industri-rotan-di-cirebon-siap-kembali

MajalahKartini.co.id – Selama bertahun-tahun, industri rotan di Cirebon, Jawa Barat. Industri ini pernah mengalami kejaan pada era 1997-2004, namun terpuruk akibat kebijakan pembukaan keran ekspor bahan baku rotan. Kini salah satu industri khas Cirebon itu siap bangkit.

Ketua Bidang Mabel Rotan dan Bambu Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (DPP HIMKI) Soemartja mengatakan, kebangkitan industri rotan diawali dengan kebijakan Menteri Perdagangan era Kabinet Indonesia Bersatu II Gita Wirjawan yang menutup keran ekspor bahan baku rotan pada 2011 lalu.

“Begitu ekspor bahan baku dilarang kembali, nilai ekspor produk rotan pelan-pelan kembali bangkit, dari yang semula 60 juta dolar AS per tahun, saat ini sudah mulai naik menjadi 170 juta dolar AS. Mudah-mudahan sampai akhir tahun 2016, nilai ekspor bisa mencapai 250 juta dolar AS,” tuturnya di Cirebon, Selasa (13/12/2016).

Pada tahun kejayaan, yakni 1997-2004, nilai ekspor produk rotan dari Cirebon mencapai 360 juta dolar AS per tahun. Namun, saat keran ekspor bahan baku dibuka, ekspor produk rotan langsung terjun bebas.

Meski sudah terlihat namun volume produksi belum bisa menyamai tahun kejayaan itu, di katakan Soemartja perlunya dukungan regulasi dari pemerintah atau setidaknya dari pemda dan pemprov. Dukungan regulasi yakni berupa Peraturan Bupati dan Peraturan Gubernur agar mewajibkan instansi pemerintah untuk menggunakan produk rotan, hal itu bisa menjadi batu loncatan kebangkitan kembali industri rotan Cirebon. (Sopan Sopian/Foto: aslicirebon.com)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: