Mahkamah Konstitusi Buka Suara Soal Aksi 287

Perppu Ormas ini sudah masuk menjadi perkara, sehingga MK di sini harus menjaga kehati-hatiannya.
, Majalah Kartini | 28/07/2017 - 17:03

hakim-MK

MajalahKartini.co.id – Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya buka suara terkait aksi 287 yang digelar presidium “212” untuk menolak Perppu No 2 Tahun 2017 yang mengatur Organisasi Kemasyarakatan di depan Gedung MK hari ini, Jumat (28/7). Juru bicara MK Fajar Laksono mengatakan, MK menghormati dan menghargai siapapun yang datang ke MK, termasuk tujuan untuk menyampaikan aspirasi.

Pihaknya juga menegaskan, yang pasti sikap MK sesuai dan dalam koridor kewenangan konstitusionalnya. “Tidak boleh lebih,” kata Fajar seperti dikutip Antara. Apalagi, kata Fajar, Perppu Ormas ini sudha masuk menjadi perkara, sehingga MK di sini harus menjaga kehati-hatiannya. Pengaruh-pengaruh dari luat, tutur Fajar, tidak akan memengaruhi penanganan perkara di MK. “MK tidak bisa diintervensi oleh opini publik atau desakan dari luar persidangan, MK tetap akan menjaga independensinya,” ucap dia.

Fajar menghimbau, apabila ada pihak-pihak yang ingin terlibar dalam memengaruhi pertimbangan putusan nantinya, diharapkan bisa mengambil jalur konsitusional. “Misalnya menjadi pihak terkait dalam perkara tersebut, lalu sampaikan pandangannya di hadapan Majelis Hakim Konstitusional, itu akan lebih elegan,” ujar Fajar. (Foto: Mahkamah Konstitusi)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: