Langkah Polri Memerangi Maraknya Unggahan Berita Hoax di Media Sosial

Mulai dari berita hoax seputar kasus penculikan anak-anak sekolah, hingga video jatuhnya pesawat Lion AiR JT-610.
, Majalah Kartini | 06/11/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Menganggap ramainya berita hoax dapat berbahaya dan membuat masyarakat menjadi resah, Polri ambil langkah tegas untuk menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal tersebut dilakukan guna meminta pihak yang bersangkutan untuk menghapus unggahan hoax di media sosial, di antaranya kasus penculikan anak dan video jatuhnya Lion Air JT-610.

“Ada beberapa langkah yang dilakukan oleh Polri dalam mitigasi dan memerangi berita-berita hoax. Salah satunya melakukan koordinasi dan bersurat ke Kemenkominfo dan BSSN untuk melakukan take down dan pemblokiran akun-akun penyebar hoax,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dilansir dari detikcom (5/11).

“Karena perbuatan tersebut adalah melanggar UU ITE dan peraturan hukum lainnya. Polri sangat serius memberantas hoax yang telah meresahkan masyarakat,” tegas Dedi. Berdasarkan data, sejak Kamis (1/11) sampai Senin malam (5/11), tercatat ada 12 penyebar hoax yang telah diamankan oleh polisi. 11 pelaku menyebarkan hoax tentang penculikan anak, dan sisanya sebagai penyebar hoax video Lion Air. (*)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: