Kunjungi Wonogiri, Sandiaga Uno Disambut Teriakan Pendukung Jokowi

Sandiaga berjanji, jika terpilih ia akan membantu para petani Wonogiri dalam memperoleh pupuk.
, Majalah Kartini | 29/01/2019 - 09:00

MajalahKartini.co.id – Calon Wakil Presiden dari pasangan calon nomor urut 02, Sandiaga Uno memang tengah gencar berkunjung ke berbagai pelosok daerah di Indonesia. Saat ini, pengusaha muda tersebut sedang fokus berada di daerah Jawa Tengah yang disinyalir menjadi sentral kekuatan pemilih rivalnya, pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin. Bersama iring-iringan kepolisian dan para pengikutnya, konvoi mobil yang dinaikki Sandiaga mendapat sambutan teriakan dari para warga Wonogiri yang menunggu di persimpangan jalan. Mereka dengan lantang berteriak menyebutkan nama “Jokowi” sambil mengacungkan satu jari ke arah mobil iring-iringan Sandiaga. Video yang menunjukkan hal tersebut viral beredar di sosial media pada Senin (28/1).

Meski memperoleh sambutan demikian, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut tampak tak ambil pusing, dan tetap membuka jendela mobilnya sambil tersenyum dan melambaikan tangan ke arah para warga pendukung Jokowi.

Sebelum melalui perempatan jalan Eromoko dan mendapat teriakan tersebut, Sandiaga baru selesai melakukan kegiatan makan malam bersama di Eromoko tepatnya warung hik (angkringan) Kartika Sari milik Edi. Sandi menyantap nasi kucing ditambah penganan di meja dengan menu sate telur puyuh, sate kerang, tempe dan tahu goreng, kerupuk, serta meminum minuman khas Wonogiri, susu jahe. Setelah makan, Sandiaga Uno menggelar dialog di depan warung. Hanya ditemani lampu neon, warga banyak mengeluhkan kondisi kehidupan yang mereka jalani sekarang. Seperti petani bernama Karcaya Karmin. Karmin meminta, jika menjadi Wakil Presiden, Sandiaga diharap tidak mempersulit petani mendapatkan pupuk dan harus menyejahterakan petani.

Sandi berjanji akan memperbaiki keadaan para petani. “Pemerintah harus hadir. Di bawah, insyaAllah, pemerintahan Prabowo Sandi, pupuk harus tersedia. Tidak dipersulit. Karena pupuk sangat penting. Kami juga akan stop impor hasil pertanian ketika petani panen. Kami fokus untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Bukan cuma petani, tapi juga nelayan, petambak, dan seluruh masyarakat Indonesia,” tandas Sandi seperti dalam keterangan tertulis. (*)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: