Kritik Warganet Atas Tweet CEO Buka Lapak

CEO Buka Lapak berikan klarifikasi atas maksud tulisan “Presiden Baru”.
, Majalah Kartini | 15/02/2019 - 10:00

MajalahKartini.co.id – Kamis malam (14/2), vidal hastag atau tagar #unsinstallbukalapak yang menjadi trending topic di beberapa sosial media di Indonesia. Ternyata tagar tersebut merupakan imbas dari tweet Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak Ahmad Zaky yang menyinggung ‘Presiden Baru’. Melihat respons masyarakat yang banyak memojokkannya, akhirnya Ahmad Zaky meminta maaf kepada seluruh pendukung Joko Widodo (Jokowi) dengan menghapus tweet sebelumnya dan menggunggah tweet baru yang mengklarifikasi.

Dalam tweet pertamanya, Achmad Zaky menulis, “Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” tulis Zaky di Twitter (14/2).

Meski sudah dihapus namun tweet tersebut banyak memperoleh protes dari warganet lewat tagar #uninstallbukalapak.

Zaky kemudian mengklarifikasi persoalan ini. Dia tidak menyangka tweet unggahannya jadi viral.

“Bangun2 viral tweet saya gara2 “presiden baru” maksudnya siapapun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya 🙂 lets fight for innovation budget,” tulisnya.

“Kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia selama ini sangat menyemangati kami. Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju,” tulisnya lagi.

Zaky kemudian minta maaf kepada pendukung Jokowi. Dia mengatakan Jokowi dia kenal sebagai sosok yang baik, bahkan sudah dianggap sebagai ayah sendiri. (*)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: