Kloset Batu Pada Jaman Purbakala ditemukan di Yerusalem  

Sebuah penelitian Arkeolog Israel menemukan kloset batu saat menggali sebuah kuil Yahudi di sebuah gerbang kota kuno.
, Majalah Kartini | 29/09/2016 - 22:00

MajalahKartini.co.id – Otoritas Kesejarahan Israel (Israel Antiquities Authority/IAA) mengungkap ceritanya, bahwa Raja Hezekiah sengaja menodai kuil abad kedelapan tersebut Sebelum Masehi di pintu gerbang menuju Kota Lachish sebagai bagian dari kampanye untuk memusatkan ritual Yahudi di Yerusalem, Israel.

“Ditemukannya sebuah batu ukiran berbentuk kursi dengan lubang di tengahnya di sudut ruangan” menurut pernyataan IAA yang dikutip kantor berita AFP. “Sebuah kloset dipasang di tempat kudus sebagai bentuk dari penodaan besar terhadap tempat tersebut,” kata IAA.

IAA menyatakan ini pertama kalinya sebuah penemuan purbakala mengonfirmasikan bahwa pemasangan kloset tersebut adalah untuk mencegah kegiatan ibadah dikuil, yang dirujuk dalam Kitab Raja-Raja yang mengisahkan perlawanan Raja Jehu terhadap pemuja dewa pagan Baal.

Selanjutnya “mereka menghancurkan pilar Baal, serta menghancurkan rumah Baal, dan menjadikannya sebagai tempat jamban sampai sekarang,” dikutip dari Alkitab. Namun menurut IAA pemeriksaan laboratorium menunjukkan kloset batu di gerbang Lachish tersebut tidak pernah digunakan sebagai tempat buang kotoran”. terangnya. Ini menunjukkan penempatannya hanya bersifat “simbolis, yang setelahnya tempat suci tersebut ditutup sampai dihancurkan.”

Pada tahun 701 SM, Lachish, sekitar 40 kilometer barat daya Yerusalem, ditaklukkan oleh orang-orang Assyria pimpinan Sennacherib. Gerbang kota pertama ditemukan “beberapa dekade” lalu menurut IAA, namun saat ini baru dipaparkan awal 2016. “Penggalian mengungkapkan lapisan-lapisan perusakan setelah penaklukan, termasuk mata panah dan umban batu, menunjukkan pertempuran yang terjadi di gerbang kota.”

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: