Kisah Perjuangan Rachel Amanda Sembuh dari Kanker Tiroid

Meski sudah dinyatakan sembuh, mantan artis cilik ini masih harus rutin berobat dan selalu menerapkan pola hidup sehat.
, Majalah Kartini | 16/11/2018 - 11:30

MajalahKartini.co.id – Mantan artis cilik, Rachel Amanda, berbagi cerita kepada media tentang perjuangan melawan penyakit kanker tiroid selama tiga tahun. Dalam acara “Go Apotik Donasi Obat dan Produk Kesehatan secara Online” di Jakarta (12/11). Amanda terserang kanker tiroid pada 2014 ketika SMA dan masih berusia  19 tahun. Saat itu ia mengaku sulit makan, berat badannya menurun drastis, detak jantung cepat, tangan tremor (bergetar) dan terlihat ada pembengkakan di leher.

Tiroid adalah kelenjar endokrin murni terbesar dalam tubuh yang terletak di leher bagian depan yang berbentuk seperti kupu-kupu. Tiroid terdiri dari lobus kiri dan kanan. Kelenjar tiroid berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh, membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.

“Aku kena tiroid kayaknya juga aku kena paparan radikal bebas, hidup di dunia akting kan udah cukup lama, dan lokasi syuting enggak jauh dari asap rokok dan makanan tidak sehat,” ujarnya.

“Dua tumor pada tiroidnya sudah diangkat, aku tetap harus mengkonsumsi obat seumur hidup untuk memastikan agar sel kankernya nggak tumbuh lagi sekaligus sebagai pengganti fungsi tiroid yang sudah diangkat di leher. Bila sehari atau dua hari tak minum obat, maka aku mengalami serangan kantuk,” imbuh Rachel.

Langkah yang paling tepat untuk memerangi adanya kalau menemukan benjolan di leher harus segera diperiksakan ke dokter, untuk cepat dalam penanganan yang tepat serta menerapkan pola hidup yang sehat. Karena kanker jenis ini sebenarnya memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi,” ungkap perempuan yang baru saja menyabet gelar sarjana psikologi ini.

Meski kanker tiroid dapat disembuhkan tentu saja kita tidak bisa mengetahui apakah sel kanker itu tumbuh atau tidak, akan tetapi niat merubah kebiasaan gaya hidup dengan mengkonsumsi makanan yang sehat untuk mencegahnya.

Setidaknya untuk menghindari masalah dan membuat tiroid lebih sehat, Rachel kini banyak mengkonsumsi sayuran hijau seperti selada dan brokoli ke dalam menu hariannya, karena sayuran ini sumber magnesium yang luar biasa, selain kaya mineral yang berperan besar dalam berbagai proses di tubuh.

“Mengkonsumsi kacang-kacangan seperti almond, mete dan biji labu adalah cara tepat untuk mendapatkan zat besi dan selenium, yang bisa membantu kesehatan tiroid. Garam, rumput laut, ikan, udang dan telur juga bagus untuk dikonsumsi agar tiroid berfungsi dengan efektif,” cerita gadis kelahiran tahun 1995 ini kepada seluruh peserta acara. (*)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: