Ketika Halal Lebih dari Sekadar Kebutuhan

Permasalahan halal tidak hanya concern di Indonesia tetapi juga dunia internasional.
, Majalah Kartini | 06/10/2016 - 17:00

halal-lifestyle
MajalahKartini.co.id – Saat ini persoalan halal tidak lagi hanya soal kebutuhan, khususnya masyarakat muslim, tetapi juga seudah berkembang menjadi pola hidup yang meluas ke sektor-sektor di luar makanan. Atas dasar itulah Indonesian Halal Lifestyle Center menggelar acara bertajuk Indonesia Internasional Halal Lifestyle Conference & Expo 2016.

Acara yang belangsung mulai hari ini sampai 8 Oktober mendatang dibuka oleh Chairman Indonesia Halal Lifestlyle Center Bisnis Sapta Nirwandar. Menurutnya halal sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari bisnis secara keseluruhan, tidak lagi hanya soal makanan tetapi juga mulai dari edukasi, wisata, farmasi, medical care, kosmetik dan fashion.

“Halal tidak hanya kebutuhan tetapi gaya hidup yang punya value tinggi, karena alasan itulah acara ini diselenggarakan untuk mengenalkan kepada publik potensi halal di Indonesia,” ujarnya dalam sambutan acara yang digelar di Ciputra Artpreneur ini.

Sementara itu Direktur Jendral Industri Argo Kementerian Perindustrian Panggah Susanto mengatakan bahwa brand yang sudah berkembang secara internasional tidak hanya makanan, wisata, finance, farmasi dan kosmetik. “Pemenrintah sudah selayaknya menyediakan industri atau jasa halal untuk masyarakat,” ujarnya.

Mengenai dengan industri kecil dan persaingan produk halal dari luar negeri, kemenperin juga akan mendukung sepenuhnya. “Mulai dari kawasan industri wisata halal termasuk menyediakan produk-produk halal,” tambahnya.

Ketua Majelis Ulama IndonesiaKH. Dr. Ma’ruf Amin menegaskan Jaminan produk halal akan wajib diberlakukan mulai tahun 2019 dimulai dengan produk makanan. “Saat ini total yang telah disertifikasi halal 309.000 produk dari 33.995 perusahan, mayoritas berasal dari industri-industri besar,” urainya.

Sudah 26 tahun MUI melakukan sertifikasi halal untuk melindungi umat dari konsumsi tidak halal. Karena dalam makanan atau minuman bisa tercampur atau saat proses mengolahnya dengan yang tidak halal. “Sertifikasi MUI pun sudah diakui oleh organisasi halal dunia,” ujarnya. (Foto: Ecka Pramita)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: