Ketahui Makanan yang Tepat Saat Anak MP-ASI

Untuk tumbuh kembang anak diatas 6 bulan membutuhkan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral).
, Majalah Kartini | 03/08/2017 - 18:01

Ketahui Makanan yang Tepat saat Anak MP-ASI

MajalahKartini.co.id – Menurut WHO, masa transisi dari ASI eksklusif ke makanan pendamping ASI (MP-ASI) umumnya berlangsung saat bayi berusia enam bulan hingga 18-24 bulan, dan periode ini merupakan masa yang sangat krusial bagi anak. Di usia enam bulan, anak butuh asupan yang lebih dari ASI. Di usia ini juga anak siap menerima makanan pendamping ASI atau makanan lainnya. Apabila makanan pendamping ASI yang diberikan tidak sesuai maka pertumbuhannya bisa jadi terhambat.

Dr. dr. Damayanti R Sjarif Sp.A(K), dokter spesialis anak sub-spesialisasi nutrisi dan penyakit metabolik mengatakan, kualitas kesehatan manusia jangka pendek dan jangka panjang akan ditentukan oleh asupan nutrisi selama periode emas, 270 hari pralahir yaitu masa janin dan 720 hari pasca lahir (masa bayi dan dibawah dua tahun). “Masa krusial ini jangan sampai terabaikan oleh para orang tua untuk memberikan nutrisi yang benar sesuai kebutuhan anak,” ujar dr. Damayanti dalam talk show bertajuk “Solusi untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Anak” oleh di Thamrin Nine Jakarta, Senin (1/7).

Terkait asupan terbaik untuk anak disampaikan bahwa asupan terbaik bagi bayi di usia 0 – 6 bulan adalah ASI, namun menginjak umur enam bulan ke atas bayi juga memerlukan MP-ASI untuk melengkapi kebutuhan zat-zat nutrisi lainnya. Banyak terjadi kesalahpahaman di antara para orangtua tentang pengenalan sayur dan buah yang lebih diutamakan, dibandingkan melengkapi kekurangan ASI terhadap energi, protein, lemak serta vitamin dan mineral yang paling dibutuhkan anak.

“Untuk tumbuh-kembang, terutama otak di usia ini adalah zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral) yang lengkap, cukup dan seimbang, “lanjutnya. Kemudian dr. Damayanti juga menjelaskan, kebutuhan harian zat besi untuk bayi berusia 6-12 bulan adalah 11 mg dan itu tidak cukup didapatkan melalui ASI. Oleh sebab itu kebutuhan zat besi harus dipenuhi oleh MP-ASI dari berbagai bahan makanan.

Sumber zat besi dapat diperoleh dari daging merah, hati ayam, ikan, sayuran berwarna hijau, dan kacang-kacangan. Namun, sayur dan kacang-kacangan mengandung serat yang dapat menghambat saluran cerna, sehingga dua jenis makanan tersebut sebaiknya diberikan dengan jumlah kecil, dikombinasikan dengan sumber vitamin C, seperti jeruk dan tomat yang akan meningkatkan penyerapan zat besi.

“Kombinasi makanan tersebut dapat ditemukan dalam makanan keluarga Indonesia, misalnya gulai daun singkong yang ditumbuk, dicampur ikan teri dan dibubuhi air jeruk atau tomat,” papar dr. Damayanti. Prinsip dari MP-ASI kata dia mengenalkan makanan keluarga dengan tekstur yang disesuaikan kemampuan oromotornya. “Jadi perkenalkan makanan Indonesia yang sehat sesuai dengan ketersediaan bahan makanan lokal,” tutupnya. (Foto: Andim)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: