Keseruan Lomba Masak dengan Olahan Ikan

Gebyar 10 finalis unjuk dalam festival olahan ikan nusantara dengan sentuhan modern.
, Majalah Kartini | 14/08/2017 - 09:04

 

Keseruan-Lomba-Masak-dengan-Olahan-Ikan

MajalahKartini.co.id – Sebagai negara bahari, Indonesia menyimpan kekayaan laut yang tak terhitung jumlahnya. Salah satunya yaitu ragam ikan yang bernilai gizi tinggi dibanding daging dan lauk hewani lainnya. Indonesia merupakan negara yang di penuhi dengan lautan, tak heran jika negara ini memiliki banyak jenis ikan yang hanya ada di Indonesia.

Mengingat hal tersebut, maka dengan adanya lomba masak kuliner ikan nusantara yang telah berlangsung sejak 3 Juli – 2 Agustus 2017 ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mau makan ikan. Karena harganya yang murah, tersedia dimana-mana, dan mampu menyehatkan juga mencerdaskan.

Lomba masak ini diikuti berbagai daerah, 3 menu terbaik akan dipilih oleh Teten Masduki, sebagai kepala staf kepresidenan.”Sebagaimana kita ketahui, kegiatan lomba masak ikan nusantara ini adalah hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak dari komunitas, pemerintah pusat dan daerah, serta swasta. Predisen sudah menantikan hasil kreasi masakan ikan dari masyarakat untuk beliau cicipi pada 17 Agustus nanti,” jelas Teten di Restoran Palalada, Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (10/8).

Lomba masak ini dilakukan secara roadshow di lima kota Yaitu Batam, Gorontalo, Biak Papua, Jakarta dan Pontianak.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kampanye agar seluruh masyarakat dari Sabang hingga Merauke gemar makan ikan. Serta dapat meningkatkan nilai gizi yang juga turut mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa Indonesia.

“Konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain padahal ikan adalah kekayaan kita. Kebutuhan protein bisa di-support dari apa yang laut kita miliki. Ikan memiliki omega 3 yang jauh lebih tinggi dibanding daging. Kita juga nggak bingung halal haram. Protein ikan sangat membantu mencerdaskan anak-anak dan bukan cuma mencukupi,” terang Anung Sugihantono, Direktur Jendral Kesehatan Masyarakat Kemenkes.

Kementerian Pariwisata yang melihat potensi wisata sangat besar di dalamnya mendukung penuh program ini. Kuliner dianggap sebagai ujung tombak pariwisata Nusantara, yang bisa diolah menjadi kuliner berbeda dan menarik.

Saat ini telah terpilih 10 finalis koki terbaik yang dapat mengolah ikan menjadi hidangan lezat dan bergizi.  Sepuluh finalis lomba masak ikan nusantara juga siap mendemokan resep andalan masing-masing di hadapan publik, koki tersebut adalah:

  1. Abdul Kadir asal Pontianak, memasak Botok Ikan Masak Putih
  2. Anita Attu asal Gorontalo, memasak Iloni Burger
  3. Endang SN asal Batam, memasak Es Datin
  4. Matelda F. Meryen asal Biak Numfor Papua, memasak Kerang Tumis Labu Kuning
  5. Narti buo asal Gorontalo, memasak Ikan Santan Goroho
  6. Non Lahibu asal Gorontalo, memasak Waku Ikan Gabus Bambu Kuning
  7. Ruben Jeremia asal Jakarta, memasak Gabus Pucung Sambal Pete
  8. Sri Ekowati asal Batam, memasak Lontong Singkong Tongkol
  9. Sri Sudaryani asal Batam, memasak Lawar Cumi
  10. Syamsudin asal Pontianak, memasak Ikan Saos Kribang Daun Kesum Tabur Serundeng

Keragaman kuliner masakan Indonesia ini akan dihadirkan dalam acara Taste of Indonesia yang sudah diselenggarakan pada 11-13 Agustus 2017 di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Pemenang Lomba Masak Ikan Nusantara berkesempatan untuk menyajikan hidangan spesial untuk Presiden RI pada perayaan 17 Agustus 2017 di Istana Negara.”Presiden sudah menantikan hasil kreasi masakan ikan dari masyarakat untuk Beliau cicipi pada 17 Agustus nanti,” ungkap Teten Masduki, Kepala Staff Kepresidenan. (Foto: Doc. Pribadi)

 

 

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: