Kampanye #MamaPastiBisa Berikan Edukasi bagi Ibu Menyusui

Lactamil memberikan edukasi bagi ibu menyusui melalui kampanye #MamaPastiBisa.
, Majalah Kartini | 30/08/2017 - 19:03

MajalahKartini.co.id – Ibu menyusui pasti menginginkan proses menyusui yang optimal bagi awal tumbuh kembang si Kecil. Dengan mengetahui keinginan ibu menyusui, Lactamil membuat acara ‘Media Gathering Happy Breastfeeding! #MamaPastiBisa”, Rabu (30/08).

Acara ini menghadirkan pembicara ahli seperti Dokter spesialis kandungan, dr. Febriansyah Darus, SP.OG(K), Dokter spesialis gizi klinik, dr. Juwalita Surapsari, M Gizi, SpGK dan psikolog keluarga, Irma Gustiani, M.Psi, Psi. Tidak hanya para ahli, salah satu Lactamil Expert, Nadia Mulya dan Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin juga turut hadir mengikuti acara ini.

Pembukaan disampaikan oleh Arif, “Lactamil terus mendukung para Mama agar dapat memberikan yang terbaik bagi si Kecil. Melalui kampanye ‘Mama Pasti Bisa’, kami ingin menjangkau dan mengedukasi para Mama dengan informasi kesehatan dari ahli yang terpercaya.” Dilanjutkan penjelasan langkah menyusui yang optimal bagi ibu menyusui. Dokter Febriansyah menjelaskan bukan kendala bentuk atau cover payudara yang kecil dalam masalah menyusui, tapi produksi hormon yang menstimulasi munculnya ASI.

“Produksi ASI sudah dimulai pada masa kehamilan, pada bulan ketiga, ASI ini diproduksi dari stimulasi hormon. Saat bulan kelima dan keenam, ASI sudah siap diproduksi. Mama diharuskan berkonsultasi kepada ahli kesehatan dan menjaga pola makan bergizi seimbang.” Ujar Febriansyah. Dokter Febriansyah juga menganjurkan Mama untuk melakukan pijat laktasi pada bulan kelima, tujuannya agar sistem payudara Mama lebih siap dalam melakukan proses laktasi yang lancar.

Selanjutnya, Dokter Juwalita menjelaskan pemenuhan nutrizi ibu menyusui. “Mama memerlukan asupan karbohidrat, protein dan lemak yang harus terpenuhi dengan baik melalui pola makan teratur dengan porsi seimbang. Mama juga memerlukan zat gizi mikro demi tumbuh kembang si Kecil.” jelasnya.

Dokter Juwalita memaparkan makanan bergizi yang harus diterima ibu menyusui antara lain, sayuran berwarna hijau, daun katuk dan bayam yang kaya kalsium, zat besi dan asam solfat. Begitu pula dengan daging, ikan, telur dan susu, yang merupakan sumber protein terbaik.

Dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi seimbang maka Mama akan menghasilkan ASI yang berkualitas. Sehingga hal ini dapat memberikan imunitas kepada si Kecil, menurunkan risiko obesitas serta diabetes tipe 1 dan 2. Manfaat lain bagi ibu menyusui yaitu Mama dapat menurunkan risiko depresi pasca persalinan, obesitas, diabetes mellitus dan beberapa kanker.

Irma Gustiani selaku psikolog keluarga memaparkan butuhnya cinta dalam menyusui. Mama pasti membutuhkan dukungan keluarga maupun lingkungan untuk bisa melalui hambatan proses menyusui. Peran Ayah dalam memberikan dukungan dan kasih sayang kepada Mama dapat berdampak baik dalam meringankan beban Mama dan memacu kepercayaan dirinya.

Dalam mendukung masa menyusui Mama, Lactamil secara konsisten mengusung kampanye ‘Mama Pasti Bisa’ dengan saluran konsultasi Mama Care. Mama bisa berkonsultasi melalui live chat expert di Facebook ataupun di website lactamil.co.id, dengan berbagai ahli seperti di bidang kebidanan dan kandungan, nutrisi dan tumbuh kembang anak, gaya hidup sehat, dokter anak dan psikolog keluarga. Selain itu, Lactamil juga mengunjungi banyak rumah sakit pilihan untuk mengadakan edukasi langsung melalui program Lactamil Mama Class tentang kesehatan pada masa kehamilan. (Cindy/ Foto: Cindy)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: