Ini Bahayanya Posting Foto Anak di Sosial Media, Ibu Wajib Tahu!

Untuk para orang tua yang senang mengunggah foto lucu sang anak tetap waspada ya.
, Majalah Kartini | 24/07/2019 - 14:23

MajalahKartini.co.id – Saat ini banyak para orang tua yang sengaja mengunggah foto serta video sang anak yang lucu dan menggemaskan ke sosial media. Tidak hanya untuk koleksi pribadi, tingkah lucu dan gemas dari sang anak pun bisa dilihat para pengguna sosial media atau warganet.

posting foto anak

sumber: istimewa

Tak sedikit akun sosial media para orang tua ini pun tiba-tiba memiliki banyak penggemar setelah mengunggah foto dan video sang anak. Tapi tahukah Anda, dibalik nilai positif tersebut, ternyata terdapat dampak negatif untuk sang anak. Berikut adalah beberapa dampak negatif posting foto anak di media sosial.

Bahan Lelucon

Tak jarang kita kerap tertawa saat menemukan foto atau video anak yang dijadikan lelucon di dunia maya. Lalu bagaimana jika Anda menemukan foto anak Anda dijadikan lelucon di sosial media? Lalu bagaimanakah perasaan sang anak jika melihat foto tersebut setelah besar nanti?

Penjualan Anak

Marak penjualan anak di sosial media yang memajang foto anak yang lucu untuk menaikkan eksistensi akun tersebut. Hal ini pernah dirasakan oleh selebritis Ayu Ting Ting dan Gading Marten yang menadapati foto sang akun penjualan anak. Oleh karena itu, kurangi keinginan anda untuk memajang foto anak di sosial media.

Penculikan Anak

Ingatkah Anda dengan kasus penculikan anak yang terjadi di Depok pada 2018 lalu? Setelah kasus tersebut mencuat, KPAI mengimbau agar para orang tua agar lebih waspad saat mem-posting foto anak karena pola penculikan anak kini bergeser. Para penculik akan lebih leluasa mencari informasi mengenai si anak jika orang tua rajin mengunggah kegiatan sang anak di sosial media.

Profil Palsu

Saat ini banyak para penjahat yang menggunakan foto orang lain baik orang dewasa maupun anak-anak untuk dijadikan profil palsu mereka di sosial media. Hal ini tentu saja sangat merugikan dan membahayakan, terlebih jika orang digunakan untuk melakukan penipuan.

Baca juga : 5 Cara Sederhana Melatih Empati Anak

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: