Indonesia Akan Kehilangan Es Abadi di Puncak Gunung Jayawijaya Papua

Seiring terjadinya pemanasan global di seluruh belahan dunia, es abadi di ujung Gunung Jayawijaya pun diramalkan hilang pada kisaran tahun 2025-2030.
, Majalah Kartini | 19/11/2018 - 12:00

MajalahKartini.co.id – Belakangan ini ramai kabar beredar yang menyebutkan bahwa es abadi di puncak Gunung Jayawijaya, Papua terus menipis dan diperkiraakan akan hilang pada periode 2025 – 2030. Menanggapi kabar tersebut, pihak BMKG memberi penjelasan.

“Bila dilihat dari tren penurunan luasan es dan berdasarkan pemodelan skenario perubahan iklim, diperkiraan es di Papua akan habis pada periode 2025-2030,” ujar Donaldi Sukma Permana PhD, Peneliti Madya Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG.

“Secara umum, penyebab utama berkurangnya es di Papua adalah karena terjadinya proses pemanasan global yang dapat mencairkan es baik di kutub maupun di pegunungan tropis. Seperti halnya di Papua, pencairan es juga terjadi di pengunungan Andes di Peru, Amerika Selatan dan Pegunungan Kilimanjaro di Afrika,” imbuhnya.

Donaldi menjelaskan bahwa secara fisik, tutupan es di Papua sudah menyusut secara signifikan dan banyak terdapat rekahan. Penyusutan es menyebabkan luas batuan di sekitarnya yang berwarna lebih gelap, semakin besar. Luasan tersebut dapat menyerap panas matahari lebih banyak dan mencairkan es di sekitarnya lebih cepat.

Pemanasan global merupakan sebab utama akan hilang es abadi di Papua. “Pada kondisi Bumi yang semakin hangat, akan sangat sulit untuk menjaga keberadaan es abadinya,” tandas Donaldi. (*)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: