Hukuman Kepada Predator Anak Dinilai Belum Optimal

LPSK menyoroti naiknya jumlah kasus kekerasan seksual yang dilaporkan kepada polisi.
, Majalah Kartini | 05/04/2017 - 13:31

Hukuman Kepada Predator Anak Dinilai Belum Optimal

MajalahKartini.co.id – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai hukuman maksimal kepada predator anak belum optimal diterapkan. “Aturan sudah ada tapi belum tahu bisa dilaksanakan atau tidak karena masih pro-kontra,” kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai dalam keterangan tertulis, Rabu (5/4).

Semendawai merujuk pada pro-kontrasikap dokter dalam mengibiri pelaku dan penolakan para aktivis hak asasi manusia. Semendawai mengungkapkan pemerintah telah memberlakukan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak demi menambah efek jera bagi pelaku kejahatan seksual anak, mulai dari pemberatan sanksi pidana, pengumuman identitas pelaku, ancaman hukum tambahan berupa kebiri kimia dan pemasangan alat pendeteksi elektronik untuk pelaku dewasa.

Sementara itu, Wakil Ketua LPSK Lies Sulistiani menyoroti naiknya jumlah kasus kekerasan seksual yang dilaporkan kepada polisi. “Belakangan kasus kekerasan seksual anak mulai mencuat,” ujar Lies. (Foto: Kompas)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: